Perayaan Kebangkitan Yesus tahun ini terasa berbeda di Korea Selatan. Sekitar 8.000 orang berkumpul di Lapangan Gwanghwamun, Seoul, pada 4 April 2026 untuk mengikuti Parade Paskah berskala besar yang mengangkat kisah Alkitab sekaligus sejarah gereja Korea.
Acara ini menjadi salah satu perayaan publik terbesar yang secara terbuka menyampaikan pesan tentang Kristus yang bangkit. Dengan tema, “Karena Dia hidup, kita dapat menghadapi hari esok! Tuhan yang hidup, harapanku yang sejati!”, parade ini tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga ajakan untuk membawa harapan di tengah dunia yang penuh tantangan.
Kolaborasi Besar untuk Menyuarakan Iman
Parade ini diselenggarakan oleh Gereja-gereja Kristen Bersatu Korea (UCCK) dan didukung oleh CTS Christian TV bersama berbagai organisasi Kristen lainnya. Sebanyak 40 tim turut ambil bagian dalam rangkaian acara yang berlangsung di kawasan Gwanghwamun hingga Sejong-daero.
BACA JUGA: Kebangkitan Yesus Adalah Kemenangan Kita
Acara dibuka dengan doa dan pesan persatuan dari para pemimpin gereja. Mereka mengajak umat Kristen untuk tidak hanya merayakan Kebangkitan Yesus, tetapi juga menjadi saksi yang membawa kabar baik ke tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, para pemimpin gereja menekankan pentingnya harapan di tengah keputusasaan, serta panggilan gereja untuk tetap bersatu dalam kasih dan memberitakan Kerajaan Allah.
Kisah Alkitab Dihidupkan di Tengah Kota
Yang menarik, parade ini dikemas dalam empat babak utama dengan total 14 adegan, yang menggambarkan perjalanan iman dari janji Tuhan hingga penggenapannya.
Beberapa kisah Alkitab yang ditampilkan mulai dari terbelahnya laut merah, peristiwa kelahiran Yesus, mukjizat air jadi anggur di Kana, perjamuan terakhir, hingga puncaknya penderitaan dan Kebangkitan Yesus.
BACA JUGA: Kalau Yesus Tuhan, Kenapa Dia Membasuh Kaki Para Murid?
Adegan-adegan ini diperagakan oleh para aktor profesional dan didukung dengan pertunjukan musikal berskala besar yang membuat cerita Alkitab terasa hidup dan relevan bagi yang menyaksikan.
Jejak Kekristenan di Korea Turut Diangkat
Tidak hanya berfokus pada kisah Alkitab, parade ini juga menampilkan perjalanan sejarah gereja di Korea.
Melalui berbagai rekonstruksi, penonton diajak melihat bagaimana Injil mulai masuk ke Korea, termasuk peran para misionaris dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Proses penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Korea hingga berdirinya gereja-gereja lokal juga ditampilkan.
Hal ini menjadi pengingat bahwa pesan kebangkitan Yesus tidak hanya berdampak secara rohani, tetapi juga membawa perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat.
BACA JUGA: Di Manakah Yesus Selama Tiga Hari Setelah Bangkit dari Kubur, Sebelum Naik ke Surga?
Pesan Harapan di Tengah Dunia yang Tidak Pasti
Di akhir acara, ribuan peserta bersama-sama menyanyikan lagu “Because He Lives”, menciptakan momen bermakna yang menegaskan inti dari perayaan ini bahwa Yesus hidup, dan karena itu ada harapan.
Selain parade, pengunjung juga bisa menikmati “Desa Paskah” yang menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, hingga konser musik yang menutup rangkaian acara.
Perayaan ini menjadi bukti bahwa pesan kebangkitan Yesus tetap relevan hingga hari ini. Di tengah dunia yang penuh konflik dan ketidakpastian, kebangkitan-Nya menjadi sumber pengharapan yang menguatkan banyak orang untuk terus melangkah maju.
Sumber : Berbagai sumber | Jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”