PGI Serukan Perdamaian di Timur Tengah dan Asia Selatan, Dorong PBB Lakukan Dialog Damai
Sumber: Jorge Villalba from Getty Images Signature

News / 3 March 2026

Kalangan Sendiri

PGI Serukan Perdamaian di Timur Tengah dan Asia Selatan, Dorong PBB Lakukan Dialog Damai

Claudia Jessica Official Writer
1673

Memanasnya kondisi di Timur Tengah dan Asia Selatan, yang ditandai dengan meningkatnya kekerasan serta aksi militer antarnegara, memicu kekhawatiran dunia internasional.

Menanggapi kondisi tersebut, PGI atau Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia menyampaikan pernyataan sikap resmi yang menegaskan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik yang terus berlangsung dan dampaknya terhadap warga sipil.

Dalam pernyataan yang dirilis di Jakarta pada 2 Maret 2026, PGI menilai situasi ini bukan hanya menciptakan instabilitas regional, tetapi juga berpotensi berkembang menjadi krisis global yang lebih luas.

 

BACA JUGA: 3 Peristiwa Besar Pada Perang AS–Israel dan Iran, Timur Tengah Masuk Fase Berbahaya

 

PGI Berdiri Bersama Korban, Bukan Kepentingan Politik

PGI menegaskan bahwa sikap gereja tidak berpihak pada kepentingan politik negara mana pun. Fokus utama mereka adalah pada warga sipil yang menjadi korban konflik, keluarga yang tercerai-berai, anak-anak yang hidup dalam ketakutan, serta masyarakat yang mengalami trauma berkepanjangan.

Dalam terang Injil Kristus, PGI menyatakan terpanggil untuk menyuarakan sikap moral yang berlandaskan kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian. Gereja, menurut PGI, harus berdiri bersama mereka yang paling rentan di tengah pusaran konflik bersenjata.

 

BACA JUGA: Perang Iran-Israel, Apa Dampaknya ke Indonesia?

 

Kecaman atas Aksi Militer di Timur Tengah dan Asia Selatan

Secara tegas, PGI mengecam berbagai tindakan militer yang terjadi di kawasan Timur Tengah maupun Asia Selatan. Termasuk di dalamnya aksi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, konflik antara Pakistan dan Afghanistan, serta tindakan balasan militer Iran yang dinilai memperluas lingkaran kekerasan.

Menurut PGI, rangkaian serangan dan pembalasan ini hanya memperburuk keamanan internasional dan memperbesar risiko krisis kemanusiaan.

 

BACA JUGA: Jika Perang Dunia 3 Pecah, Apakah Indonesia Masih Tetap Aman?

 

Seruan Dialog dan Peran PBB

PGI juga menyerukan penghentian seluruh aksi militer dan mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lembaga internasional, serta pemerintah di berbagai negara untuk mengedepankan dialog damai. Kepatuhan terhadap hukum humaniter internasional menjadi hal yang ditekankan demi melindungi warga sipil.

Tak hanya itu, PGI mengajak umat untuk terus mendoakan perdamaian di Timur Tengah dan Asia Selatan, menunjukkan solidaritas kepada para korban, serta menghindari ujaran kebencian dan polarisasi yang dapat memperkeruh keadaan.

Dalam situasi keamanan dunia yang semakin tidak stabil, PGI memohon agar para pemimpin global diberikan kebijaksanaan untuk mengutamakan penyelesaian damai. PGI juga berharap kasih dan keadilan Allah benar-benar dinyatakan, sehingga perdamaian yang sejati bisa dirasakan oleh seluruh umat manusia.

 

Sumber : PGI
Halaman :
1

Ikuti Kami