Serangan Iran Bikin Bandara Timur Tengah Lumpuh Penerbangan Dunia Terganggu
Sumber: Canva.com

News / 2 March 2026

Kalangan Sendiri

Serangan Iran Bikin Bandara Timur Tengah Lumpuh Penerbangan Dunia Terganggu

Aprita L Ekanaru Official Writer
1575

Situasi Timur Tengah kembali memanas dan dampaknya langsung terasa hingga ke seluruh dunia. Serangan yang melibatkan Iran dilaporkan menyebabkan penutupan total serta gangguan operasional di sejumlah bandara utama kawasan tersebut. Akibatnya, ribuan penerbangan dibatalkan dan jutaan penumpang harus menghadapi ketidakpastian perjalanan.

 

BACA JUGA: Isu Perang Dunia 3 Bikin Tren Bunker Mewah Kembali Dilirik Dunia

 

Di Uni Emirat Arab, dua bandara tersibuk dunia, Bandara Internasional Dubai dan Dubai World Central, menghentikan seluruh aktivitas penerbangan sejak Minggu 1 Maret. Lebih dari 700 penerbangan dilaporkan dibatalkan. Beberapa laporan menyebutkan adanya kerusakan ringan pada salah satu terminal akibat dampak serangan, meski otoritas setempat masih melakukan evaluasi lanjutan demi keselamatan penumpang dan kru.

Sementara itu, Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi ditutup sementara dengan pengamanan ketat. Situasi ini diperparah oleh laporan adanya korban jiwa dan luka-luka akibat puing drone atau rudal yang jatuh di sekitar area bandara. Maskapai nasional Etihad pun mengambil langkah cepat dengan menangguhkan sebagian besar jadwal penerbangannya.

Di wilayah Iran sendiri, kondisi tak kalah serius. Seluruh bandara internasional dan domestik ditutup, termasuk Bandara Imam Khomeini di Teheran. Otoritas penerbangan sipil Iran menutup wilayah udara untuk lalu lintas sipil karena status siaga militer tinggi, dan penutupan ini diperkirakan berlangsung setidaknya hingga awal Maret.

Israel juga mengambil langkah darurat dengan menutup Bandara Ben Gurion untuk seluruh penerbangan komersial. Ancaman serangan rudal balistik membuat keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama.

Dampak konflik ini meluas ke negara-negara tetangga. Qatar, Irak, Kuwait, Yordania, dan Lebanon menutup ruang udara atau mengalami gangguan besar. Banyak maskapai internasional seperti Lufthansa dan Air France membatalkan penerbangan ke wilayah tersebut. Pesawat yang sudah terbang bahkan harus dialihkan ke bandara aman di Eropa dan Asia Selatan, seperti Istanbul, Athena, dan Mumbai.

Bagi penumpang dari Indonesia, situasi ini juga berdampak langsung. Sejumlah rute dari Soekarno-Hatta dan Kualanamu menuju Timur Tengah dilaporkan mengalami pembatalan dan penjadwalan ulang.



BACA JUGA: Jika Perang Dunia 3 Pecah, Apakah Indonesia Masih Tetap Aman?

 

Di tengah ketegangan global ini, mari kita tidak hanya menjadi penonton berita. Mari bersama-sama mengangkat doa untuk kedamaian dunia. Doakan agar konflik segera mereda, keselamatan melindungi warga sipil, dan para pemimpin dunia diberi hikmat untuk memilih jalan damai demi masa depan umat manusia. 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami