Pernah merasa bingung harus bersikap lembut atau tegas saat mendidik anak? Tenang, kamu tidak sendirian. Banyak orang tua juga mengalami hal yang sama. Menariknya, pasangan publik figur Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag punya pendekatan parenting yang cukup sederhana tapi penuh makna, yaitu pola parenting 777 atau sering disebut juga Triple 7.
BACA JUGA: Batasan Mutlak Pernikahan Sehat Belajar dari Prinsip Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag
Konsep parenting 777 ini membagi fase tumbuh kembang anak menjadi tiga tahap usia yang jelas. Setiap tahap punya fokus yang berbeda, sehingga orang tua tidak asal mendidik, tetapi benar-benar menyesuaikan dengan kebutuhan anak.
Pada usia 0 sampai 7 tahun, fokus utama adalah kasih sayang dan pengertian. Di fase ini, anak sedang membangun rasa aman dan kepercayaan terhadap orang tuanya. Anak butuh pelukan, perhatian, dan respon yang hangat. Menurut pola ini, orang tua dianjurkan tidak terlalu keras, karena fondasi emosi anak sedang dibentuk. Anak yang merasa dicintai akan lebih mudah diarahkan di tahap berikutnya.
Masuk usia 7 sampai 14 tahun, barulah disiplin mulai ditegakkan dengan lebih jelas. Namun yang menarik, disiplin di sini bukan berarti hukuman fisik. Jessica dan Vincent sepakat untuk tidak menggunakan kekerasan sama sekali. Disiplin diterapkan lewat konsekuensi logis. Misalnya, jika anak melanggar aturan, waktu bermain game atau penggunaan gadget bisa dikurangi. Anak diajak memahami hubungan sebab dan akibat dari setiap tindakan yang ia lakukan.
Salah satu contoh yang cukup relevan untuk kehidupan sehari-hari adalah pemberian uang jajan. Uang jajan tidak diberikan cuma-cuma, melainkan sebagai reward setelah anak menyelesaikan tanggung jawabnya, seperti merapikan kamar, membantu menjaga adik, atau tugas rumah sederhana lainnya. Dengan cara ini, anak belajar bahwa dalam hidup, usaha dan tanggung jawab selalu berjalan seiring dengan hasil.
Lalu pada usia 15 sampai 21 tahun, orang tua mulai mengubah peran menjadi teman. Di tahap ini, anak sudah mulai mencari jati diri dan ingin didengar. Orang tua tetap memberi arahan, tetapi lebih banyak berdiskusi daripada memerintah. Hubungan yang dibangun adalah hubungan saling percaya.
Menariknya lagi, peran ayah dan ibu juga dibagi seimbang. Suami cenderung lebih tegas dan terstruktur, sementara istri lebih lembut dan penuh empati. Kombinasi ini membuat anak merasakan batasan sekaligus kehangatan.
BACA JUGA: Banyak Orang Tua Tidak Sadar Mereka Mewariskan Trauma ke Anak
Pola parenting 777 ini mengingatkan kita bahwa mendidik anak bukan soal keras atau lembek, tapi soal tepat di waktunya. Jika diterapkan dengan konsisten, pendekatan ini bisa membantu anak tumbuh mandiri, bertanggung jawab, dan tetap merasa dicintai.
Jika dalam menjalani peran sebagai orang tua kamu butuh dukungan doa, hubungi Layanan Doa CBN di bawah ini, dengan senang hati kami akan mendoakanmu.
Sumber : Berbagai sumber | Jawaban.com