Banyak orang Kristen pernah berada di posisi ini. Susah berdoa, bingung mau ngomong apa sama Tuhan. Mau berdoa tapi kata katanya mentok. Mulut diam, pikiran ke mana mana, lalu akhirnya menyerah dan berpikir bahwa doa memang bukan keahlian kita. Kalau kamu pernah merasakan hal ini, tenang saja. Kamu tidak sendirian.
Masalah susah berdoa, bingung mau ngomong apa sama Tuhan sering muncul karena doa dianggap sebagai sesuatu yang berat dan formal. Seolah olah kita harus memakai bahasa khusus, kalimat yang rapi, dan susunan doa yang sempurna. Padahal, doa tidak sesulit itu.
Berdoa Itu Komunikasi
Hal paling penting yang perlu dipahami adalah ini. Berdoa itu komunikasi. Berdoa adalah ngobrol sama Tuhan. Sama seperti kita ngobrol dengan orangtua, sahabat, atau orang yang kita percaya. Kita cerita apa yang kita rasakan, apa yang kita pikirkan, dan apa yang kita butuhkan.
Kalau kamu merasa susah berdoa, coba ubah sudut pandangmu. Jangan bayangkan doa sebagai pidato panjang. Bayangkan doa sebagai percakapan. Kadang kita cuma cerita capek. Kadang cuma mengeluh. Kadang malah diam lama. Semua itu tetap bagian dari komunikasi dengan Tuhan.
Ngobrol Sama Tuhan Tidak Harus Pintar Kata Kata
Banyak orang merasa susah berdoa, bingung mau ngomong apa sama Tuhan karena membandingkan dirinya dengan orang lain. Ada yang doanya terdengar lancar, mengutip ayat alkitab, dan berapi-api. Lalu kita merasa minder karena doa kita sederhana.
Padahal, Tuhan tidak menilai kepintaran kata kata, tetapi Tuhan melihat hati. Doa yang jujur jauh lebih berarti daripada doa yang indah tapi kosong. Kalau kamu hanya bisa berkata Tuhan aku capek atau Tuhan aku bingung, itu sudah cukup untuk memulai doamu.
Doa Tetap Perlu Dipateraikan
Walaupun doa itu sederhana dan mengalir seperti ngobrol, ada satu hal penting yang tetap diajarkan dalam iman Kristen yaitu memateraikan doa. Dalam kepercayaan Kristen Protestan, doa biasanya ditutup dengan kalimat di dalam nama Tuhan Yesus. Penutup ini bukan sekadar kebiasaan, tapi pengakuan iman bahwa doa kita disampaikan melalui Yesus Kristus.
Dalam kepercayaan Katolik, doa sering ditutup dengan kalimat dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Ini juga merupakan pernyataan iman kepada Allah Tritunggal. Cara menutup doa bisa berbeda, tapi maknanya tetap sama yaitu menyerahkan doa sepenuhnya kepada Tuhan.
Untuk Kamu yang Masih Susah Berdoa
Kalau sampai sekarang kamu masih merasa susah berdoa, bingung mau ngomong apa sama Tuhan, jangan berkecil hati. Mulailah dari hal paling sederhana. Tidak perlu panjang. Tidak perlu bahasa rohani. Yang penting jujur.
Semakin sering kamu berdoa, semakin kamu terbiasa. Lama kelamaan, doa tidak lagi terasa sebagai beban, tapi sebagai kebutuhan. Karena pada akhirnya, doa bukan soal kata kata yang sempurna, tapi soal hubungan yang terus dibangun dengan Tuhan.
Kalau butuh bimbingan, hubungi Layanan Doa CBN via WhatsApp di nomor 0822-1500-2424. Kita rindu kamu mengalami pemulihan di dalam Tuhan.
Sumber : Berbagai Sumber