Lagi! Pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026 Tuai Kontroversi, Muncul Isu Simbol Satanis
Sumber: YouTube Age of Sports

News / 13 February 2026

Kalangan Sendiri

Lagi! Pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026 Tuai Kontroversi, Muncul Isu Simbol Satanis

Claudia Jessica Official Writer
2152

Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 yang digelar pada 6 Februari 2026 awalnya disambut antusias oleh penonton di San Siro Stadium maupun masyarakat dunia.

Namun, perhatian publik kemudian bergeser setelah potongan video dari upacara pembukaan Olimpiade tersebut viral di media sosial. Sejumlah pengguna menuding adanya visual yang menyerupai simbol satanis atau occult dalam rangkaian acara.

Isu ini dengan cepat berkembang dan memicu perdebatan luas secara daring. Meski demikian, hingga saat ini tidak ada pernyataan resmi dari Komite Olimpiade Internasional atau pihak penyelenggara yang mengonfirmasi adanya simbol demonik dalam pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026.

 

BACA JUGA: Upacara Pembukaan Olimpiade 2024 Mendapatkan Kritikan Tajam

 

Kontroversi tersebut lebih banyak muncul dari interpretasi netizen terhadap cuplikan visual yang beredar tanpa konteks penuh.

Inti dari polemik ini berpusat pada tampilan elemen visual kaldron Olimpiade. Dalam beberapa sudut pengambilan gambar, pola geometris dari struktur tersebut terlihat menyerupai bentuk bintang terbalik atau inverted pentagram.

Bentuk ini kemudian dikaitkan oleh sebagian pengguna media sosial dengan simbol satanis, sebagaimana sering digambarkan dalam budaya populer dan teori konspirasi online.

Namun menurut penjelasan resmi panitia, desain visual tersebut merupakan bagian dari konsep artistik yang terinspirasi dari karya dan pemikiran Renaissance Italia, khususnya Leonardo da Vinci.

Elemen geometris yang digunakan menggambarkan harmoni, keseimbangan, serta hubungan antara alam dan kreativitas manusia. Kaldron Olimpiade dirancang dengan struktur yang dapat berubah secara visual dan melambangkan kesatuan dua kota tuan rumah, Milan dan Cortina.

Penyelenggara menegaskan bahwa desain tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan simbol agama, okultisme, atau ritual tertentu. Tema besar upacara pembukaan adalah Armonia, yang menekankan persatuan budaya, kreativitas, perdamaian, dan keberagaman.

Rangkaian acara tetap mengikuti tradisi Olimpiade dengan menampilkan parade atlet, pertunjukan musik, dan ekspresi budaya Italia yang bernilai positif.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana potongan video pendek di media sosial dapat memicu narasi sensasional. Tanpa penjelasan artistik yang utuh, visual tertentu mudah disalahartikan dan dikaitkan dengan simbol yang kontroversial.

Kontroversi pembukaan Olimpiade juga bukan hal baru. Pada Olimpiade 2024 di Paris, upacara pembukaan menuai kritik tajam setelah menampilkan adegan yang menyerupai Perjamuan Terakhir dengan diperankan oleh para waria dan penari drag.

 

BACA JUGA: Viral Perjamuan Terakhir di Opening Olimpiade Paris 2024, Ini Fakta & Makna Peristiwa Ini

 

Dari kasus 2024 hingga Olimpiade Musim Dingin 2026, menjadi pengingat bahwa ekspresi artistik harus dibarengi dengan kepekaan. Di era digital, setiap simbol mudah ditafsirkan dan diperdebatkan.

Jika tidak dikelola dengan hati hati, kontroversi seperti olimpiade simbol satan akan terus membayangi ajang olahraga terbesar di dunia ini dan mengaburkan pesan utama yang seharusnya disampaikan.

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami