Bayangkan bagaimana jika anak-anak kita ada di posisi anak-anak korban penyintas bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) hari ini. Ratusan anak terpaksa belajar di dalam tenda darurat dengan kondisi seadanya. Saat hujan turun, suara air di atas terpal yang berisik membuat proses belajar terganggu. Atau saat matahari terik, ruang belajar terasa pengap. Mereka tidak berada dalam kondisi yang nyaman dan aman.
Untuk menjawab kondisi ini, pelayanan kemanusiaan CBN melalui Obor Berkat Indonesia (OBI) akan membangun 5 Sekolah Sementara untuk ruang belajar aman dan ramah bagi 180 anak.



Baca Juga: Habis Banjir Terbitlah Duka Kehilangan Ruang Sekolah Bagi Ribuan Anak di Aceh dan Sumut

Berikut diantaranya:
1.SD Negeri Alur Jambu, Aceh Tamiang
2.SD Negeri Sekumur, Aceh Tamiang
3.SD Negeri Pagaran Honas, Tapanuli Tengah
4. Ruang Pembinaan Anak / Sekolah Minggu, Kebun Tengah – Aceh Tamiang
5. Satu lokasi terdampak di Aceh Tenggara
Jangan biarkan masa depan mereka ikut tenggelam seperti rumah-rumah mereka yang rata oleh lumpur! Dengan donasi Rp100.000 per bulan, Anda sudah membantu satu anak tetap belajar selama satu bulan penuh. Komitmen sederhana ini menjadi bagian dari pembangunan sekolah sementara senilai Rp120 juta/unit.
Sekolah ini bukan bicara tentang bangunannya, tetapi ini bisa menjadi fasilitas sementara untuk mendukung:
• Anak bisa belajar dengan fokus dan aman
• Kembali pada rutinitas belajar yang normal serta
• Menjadi tempat setiap anak mendapatkan dukungan psikososial untuk pemulihan trauma

Gambaran bangunan sekolah sementara
Hanya dengan berdonasi Rp100.000 per bulan mungkin terasa kecil bagi Anda, tetapi bagi mereka itu berarti satu bulan kesempatan untuk tetap belajar dan memulihkan harapan.
Kami mengajak Anda untuk menabur investasi tak ternilai bagi masa depan generasi anak. Maukah Anda?