Tips Ps. David Herson untuk Mengampuni Orang Tua yang Pernah Melukai Hati
Sumber: D-Keine from Getty Images Signature

Youth / 29 January 2026

Kalangan Sendiri

Tips Ps. David Herson untuk Mengampuni Orang Tua yang Pernah Melukai Hati

Claudia Jessica Official Writer
987

Tidak semua orang tumbuh dengan orang tua yang lembut dan penuh perhatian. Ada yang besar dengan kata-kata keras, sikap dingin, atau perlakuan yang melukai hati. Lama-lama, rasa sakit itu berubah jadi kecewa, marah, bahkan benci.

Lewat salah satu sesi bersama Superyouth, Ps. David Herson menanggapi curhatan anak-anak muda yang menyimpan luka karena orang tua. Menurutnya, perasaan itu nyata dan wajar. Namun, Tuhan tidak ingin kita terus hidup dalam luka yang sama.

Saat Orang Tua Justru Jadi Sumber Luka

Ps. David menjelaskan bahwa banyak anak sebenarnya ingin mengasihi orang tua, tetapi sulit karena sudah terlalu sering disakiti. Ada yang dimarahi terus, diremehkan, atau tidak pernah merasa cukup baik di mata orang tuanya.

Di tengah kondisi itu, Ps. David mengingatkan satu hal penting. Orang tua adalah jalan Tuhan menghadirkan kita ke dunia. Karena itu, membenci orang tua justru perlahan melelahkan hati kita sendiri.

“Kita mungkin bertanya ke Tuhan, kenapa aku punya orang tua seperti ini,” jelas Ps. David. “Tapi yang perlu kita minta bukan orang tua berubah dulu, melainkan hati kita dikuatkan untuk tetap mengasihi.”

Mengasihi Bukan Berarti Menganggap Luka Itu Tidak Ada

Mengampuni orang tua bukan berarti pura-pura tidak pernah disakiti. Luka tetap luka. Tetapi mengampuni adalah memilih untuk tidak terus hidup dalam kepahitan.

Ps. David menegaskan bahwa saat kita belajar mengasihi orang tua, kita juga sedang belajar taat kepada Tuhan. Bahkan seburuk apa pun kondisi orang tua, nama anaknya tidak pernah lepas dari doa mereka.

Ia juga mengingatkan bahwa suatu hari nanti, kita pun akan berada di posisi yang sama. Kita akan menjadi orang tua. Cara kita memperlakukan orang tua hari ini, bisa menjadi cerminan bagaimana kelak kita diperlakukan oleh anak-anak kita.

Selagi Masih Ada Waktu, Jangan Tunda Mengasihi

Dalam pesannya, Ps. David mengajak anak-anak muda untuk tidak menunda perhatian kepada orang tua. Terutama bagi yang sedang merantau, luangkan waktu untuk menelepon, menanyakan kabar, atau sekadar menyapa.

“Orang tua sering kali tidak butuh banyak,” ujarnya. “Yang mereka rindukan adalah perhatian.”

Kesempatan untuk mengasihi tidak selalu datang terus. Selagi Tuhan masih memberi waktu, belajar memaafkan dan menunjukkan kasih adalah langkah kecil yang berarti besar.

Mengampuni orang tua memang tidak mudah. Prosesnya bisa pelan dan tidak instan. Tapi Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sendirian. Dia sanggup menolong dan menguatkan hati yang terluka.

Jika kamu sedang bergumul dengan sakit hati terhadap orang tua dan butuh penguatan, kami rindu berjalan bersama kamu. Tonton penjelasan lengkap dari Ps. David Herson melalui video yang kami tampilkan di bawah artikel ini.

Jika kamu ingin dikuatkan dan didoakan, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Sumber : Superyouth
Halaman :
1

Ikuti Kami