President Operation Blessing Kunjungi Nias Perkuat Misi Kemanusiaan CBN Indonesia
Sumber: Jawaban.com

Berita CBN / 27 January 2026

Kalangan Sendiri

President Operation Blessing Kunjungi Nias Perkuat Misi Kemanusiaan CBN Indonesia

Aprita L Ekanaru Official Writer
1846

Pulau Nias kembali menjadi perhatian dunia internasional melalui kunjungan President Operation Blessing, Andrew Friedrich, pada 17 Januari 2025. Kunjungan ini dilakukan bersama rombongan CBN Indonesia dan CBN Southeast Asia sebagai bagian dari pelaksanaan proyek kemanusiaan Help and Hope yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah tertinggal.

 

 

BACA JUGA: Dedication Day 2026: Jangkau dan Jadikan Semua Bangsa Murid Tuhan

 

Melalui Tim Kemanusiaan CBN yang dijalankan oleh Obor Berkat Indonesia, proyek Help and Hope menyasar komunitas yang selama ini hidup dalam keterbatasan akibat kemiskinan ekstrem, minimnya akses air bersih, pendidikan, serta peluang penghasilan. Salah satu komunitas yang dikunjungi adalah Desa Hilihoya, yang menjadi penerima manfaat berbagai program pemberdayaan berkelanjutan.

Kedatangan Andrew Friedrich dan tim disambut hangat oleh warga setempat. Anak-anak desa menampilkan tarian tradisional dan menyanyikan lagu puji-pujian sebagai ungkapan sukacita dan penghormatan. Mereka juga memberikan rompi tradisional khas Nias kepada rombongan, mencerminkan kekayaan budaya lokal yang tetap hidup di tengah keterbatasan.

 

Dalam kunjungan tersebut, kami berkesempatan bertemu dengan para gembala dari lima denominasi gereja terbesar di Nias serta pimpinan desa setempat. Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk membahas kolaborasi antara gereja lokal dan organisasi kemanusiaan dalam menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat, khususnya melalui penyediaan air bersih, pendidikan anak, dan penguatan ekonomi keluarga.

Agenda hari itu ditutup dengan kunjungan ke salah satu dari 35 keluarga penerima manfaat sistem pengumpulan air hujan. Sistem ini kini menyediakan air bersih, segar, dan aman langsung ke rumah warga. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, air tersebut juga dimanfaatkan untuk mengairi tanaman jagung yang sebelumnya telah dibantu dalam proses penanaman. Hasil panen jagung diharapkan dapat dijual untuk menambah penghasilan keluarga.

Keluarga penerima manfaat tersebut memiliki sembilan anak, empat di antaranya mengikuti program Super5 dan School of Life, yang berfokus pada pembentukan karakter, keterampilan hidup, dan masa depan generasi muda. Program ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang CBN Indonesia untuk memutus rantai kemiskinan lintas generasi.

Pada hari-hari berikutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke komunitas Huno Sihareo yang akan segera menerima sistem pengumpulan air hujan untuk seluruh rumah. Bertepatan dengan peringatan Hari Air Sedunia pada bulan Maret mendatang, Tim Kemanusiaan CBN menandatangani nota kesepahaman dengan jemaat setempat untuk memulai Proyek Air Bersih. Sebelumnya, warga hanya mengandalkan air sungai yang tercemar dan tidak layak konsumsi.

 

BACA JUGA: Membangkitkan Generasi Anak Papua Unggul sebagai Fondasi Masa Depan

 

Andrew juga mendapatkan kesempatan untuk mebawakan Khotbah di BNKP Hosianan Gunungsitoli, membagikan Kitab Matius tentang bagaimana kita dipanggil untuk menyinari dunia dengan terang kita sehingga kita dapat mengarahkan orang lain kepada Yesus.

Melalui kunjungan ini, CBN Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus membawa harapan dan perubahan nyata di Pulau Nias, dimulai dari satu anak, satu keluarga, dan satu komunitas pada satu waktu.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami