Sebuah desa terpencil di pedalaman Kalimantan, Danum Paroi, menyimpan rapat-rapat dunia yang gelap. Inilah sarang perdukunan, tempat di mana bayi yang baru lahir bisa menjadi persembahan, dan teror kuasa gelap adalah makanan sehari-hari.
Dalam sebuah misi pelayanan, seorang Ibu pemberani diutus ke desa ini tanpa mengetahui bahaya yang mengintai. Kehadirannya, bersama tim kecilnya, membawa angin perubahan. Melalui doa dan penyembahan, satu per satu warga mulai bertobat dan meninggalkan praktik perdukunan. Hal ini memicu kemarahan para dukun yang merasa kehilangan pengikut.
Ancaman maut pun dilayangkan. “Awas kamu, sebentar lagi kamu mati!” ancam salah satu dukun. Namun, Ibu ini tidak melawan dengan kekuatan fisik atau teriakan. Di tengah ketakutan, sebuah ide sederhana muncul dari hatinya, menawarkan secangkir kopi dan kue.
Undangan yang tulus itu berbuah pada pertobatan yang luar biasa. Air mata penyesalan sang dukun mengalir saat ia bertanya, “Kenapa kamu baik sama saya?” Jawabannya sederhana namun penuh kuasa: “Karena Tuhan Yesus saya sayang sama nenek.”
Ini baru awal dari petualangan spiritual yang mencekam. Ibu ini juga menghadapi serangan santet selama 40 hari 40 malam, dukun yang bisa mengecil dan menyusup lewat celah pintu, hingga rumahnya diserbu ratusan ulat bulu kiriman. Setiap kali, ia berdiri bukan dengan kekuatannya sendiri, tetapi dengan keyakinan akan otoritas dan kasih Tuhan.
Bagaimana caranya menghadapi teror kuasa gelap tanpa rasa takut? Apa rahasia di balik kekuatan yang membuat para dukun justru bertobat?
Tonton kisah lengkap perjalanan iman yang penuh kuasa ini dalam video di bawah ini! Saksikan bagaimana kasih yang sederhana mampu mengalahkan kebencian dan ketakutan terbesar.
Di video selengkapnya, Anda akan mendengar:
Klik video di bawah ini sekarang dan dapatkan pencerahan serta kekuatan iman yang sesungguhnya!
Jangan lari kepada yang gelap ketika masalah datang. Larilah kepada Terang. Jika Anda membutuhkan dukungan atau doa, hubungi Layanan Doa Cahaya Bagi Negeri di bawah ini:
Sumber : Cahaya Bagi Negeri Youtube