Serangan Terhadap Kristen Nigeria Meningkat, Trump Tekan Pemerintah Hentikan Terorisme
Sumber: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFP via Getty Images

News / 25 November 2025

Kalangan Sendiri

Serangan Terhadap Kristen Nigeria Meningkat, Trump Tekan Pemerintah Hentikan Terorisme

Aprita L Ekanaru Official Writer
2327

Mantan Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan kritik keras terhadap meningkatnya kekerasan terhadap komunitas Kristen di Nigeria. Dalam wawancara di Fox News Radio, Trump menyatakan dirinya “sangat marah” dan menuduh pemerintah Nigeria “tidak berbuat apa-apa” untuk menghentikan serangan kelompok teroris Islam di negara tersebut.

 

Desakan AS untuk Strategi Komprehensif

Menurut laporan Associated Press, pemerintahan Trump mendorong Nigeria mengadopsi strategi multi-cabang yang mencakup:

  • Opsi penggunaan kekuatan dan sanksi
  • Peningkatan intelijen antara AS dan Nigeria
  • Bantuan keamanan dan dukungan kepolisian
  • Program ekonomi untuk menstabilkan wilayah terdampak

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS menegaskan bahwa pendekatan ini bukan hanya operasi militer sepihak, tetapi kolaborasi menyeluruh untuk menekan kelompok ekstremis seperti Boko Haram dan ISWAP.

 

Pentagon: Nigeria Harus Tunjukkan Komitmen

Menteri Perang AS, Pete Hegseth, yang bertemu dengan Penasihat Keamanan Nasional Nigeria Nuhu Ribadu, menekankan pentingnya langkah konkret dari pemerintah Nigeria.

Pentagon dalam pernyataannya menyebutkan bahwa AS siap bekerja sama untuk “mencegah dan melemahkan teroris yang mengancam Amerika Serikat.”

 

Serangkaian Serangan Brutal Picu Perhatian Global

Gelombang kekerasan semakin menjadi sorotan internasional setelah:

  • Penculikan siswa dari sekolah Katolik
  • Serangan terhadap institusi di wilayah mayoritas Muslim
  • Serangan ke gereja yang menewaskan dan menculik jemaat

Bahkan rapper ternama Nicki Minaj turut menyoroti isu ini dalam acara PBB yang diselenggarakan AS. Ia menegaskan bahwa “tidak ada kelompok yang boleh dianiaya karena agama mereka.”

 

Nigeria Bantah Tuduhan Tidak Bertindak

Meski menerima kritik keras dari Trump, pemerintah Nigeria membantah tuduhan ketidakpedulian. Pemerintah menegaskan bahwa mereka telah melakukan berbagai operasi keamanan untuk menekan kelompok teroris, meskipun efektivitasnya terus dipertanyakan.

Para analis memperingatkan bahwa serangan udara AS tanpa dukungan penuhnya dari pemerintah Nigeria justru dapat memperburuk situasi.

 

Akar Konflik Lebih Kompleks dari Sekadar Agama

Lanre Williams-Ayedun dari organisasi nirlaba World Relief menjelaskan bahwa kekerasan di Nigeria memiliki dinamika yang lebih luas. Tidak hanya umat Kristen—umat Muslim pun menjadi korban kelompok teroris.

Ia menyoroti beberapa faktor pemicu:

  • Kemiskinan ekstrem
  • Perebutan sumber daya lingkungan
  • Ketegangan antara penggembala (umumnya Muslim utara) dan petani (umumnya Kristen selatan)
  • Korupsi dan lemahnya pemerintahan lokal

“Banyak orang luar tidak menyadari besarnya skala kekerasan,” ujarnya. Pengungsian massal di Afrika Sub-Sahara, terutama akibat penganiayaan berbasis agama, menurutnya jauh lebih besar dari yang dibayangkan banyak orang.

 

Isu Kemanusiaan yang Terus Memburuk

Konflik panjang di Nigeria kini berkembang menjadi krisis kemanusiaan. Ribuan orang mengungsi, ratusan desa diserang, dan ketegangan etnis-agama terus meningkat.

Seruan dari tokoh global, termasuk Trump, menjadi indikator bahwa komunitas internasional semakin memberi perhatian serius terhadap stabilitas Nigeria, negara dengan populasi terbesar di Afrika.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami