Rencana PGI–KWI Berikan Persembahan Natal Nasional bagi Palestina Tuai Tanggapan Beragam
Sumber: ksp.go.id

News / 24 November 2025

Kalangan Sendiri

Rencana PGI–KWI Berikan Persembahan Natal Nasional bagi Palestina Tuai Tanggapan Beragam

Claudia Jessica Official Writer
4546

Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) resmi menetapkan perayaan Natal Nasional 2025 akan digelar pada 5 Januari 2026 di Stadion Tenis Indoor Senayan, Jakarta.

Perayaan ini dirancang tidak hanya sebagai peringatan liturgis, tetapi juga sebagai bentuk Persembahan Natal Nasional yang akan diarahkan untuk mendukung rakyat Palestina.

Ketua Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa rencana dedikasi persembahan tersebut telah diketahui dan mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Dalam rapat persiapan di Grha PGI, Jakarta Pusat, pada Senin (16/11/2025), Maruarar menegaskan bahwa misi kemanusiaan untuk Palestina menjadi fokus utama perayaan tahun ini.

“Persembahan Natal itu akan diberikan kepada Duta Besar Palestina. Kita melihat itu bukan masalah agama, tapi kemanusiaan,” ujarnya.

Duta Besar Palestina dijadwalkan hadir dan menerima langsung bantuan yang terkumpul.

Panitia memastikan mekanisme pengumpulan dana akan dilakukan secara transparan dan diumumkan setelah ibadah selesai.

Selain itu, Maurar menyatakan pengisi acara bukan berasal dari artis nasional, melainkan anak-anak berbakat dari berbagai daerah seperti Papua dan NTT agar mereka mendapat ruang tampil di panggung nasional.

Respons Publik yang Beragam

Keputusan menjadikan Palestina sebagai penerima Persembahan Natal Nasional memicu respons beragam di kalangan umat Kristiani. Di media sosial, sejumlah pihak menyatakan keberatan.

Mereka menilai dana persembahan seharusnya diprioritaskan bagi kebutuhan umat Kristen di Indonesia, serta dikelola berdasarkan persetujuan jemaat, bukan untuk kepentingan politik luar negeri.

Meski demikian, suara dukungan juga muncul. Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) yang sekaligus anggota panitia Natal Nasional, Prima Surbakti, menyambut positif langkah Maruarar.

“Solidaritas untuk Palestina bukan persoalan agama, melainkan kemanusiaan,” ujarnya.

Prima menambahkan bahwa perayaan Natal Nasional 2025 juga akan memberikan bantuan kepada 500 koster, 500 guru sekolah minggu, 500 guru agama, serta 500 anak panti asuhan dan difabel.

Panitia turut menyampaikan rencana bakti sosial berupa pembagian paket sembako dan bantuan pendidikan senilai Rp10 miliar di berbagai wilayah Indonesia.

Program ini didukung dana gotong royong tanpa membebankan APBN maupun BUMN.

Dengan dukungan dan kritik yang muncul, panitia menyampaikan bahwa fokus utama perayaan ini adalah membawa makna Natal sebagai wujud kasih dan solidaritas bagi sesama, baik di Indonesia maupun di Palestina.

“Kita rayakan Natal Nasional 2025 penuh makna bagi seluruh umat manusia,” kata Prima.

Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda mendukung keputusan ini, atau merasa kurang setuju dengan arah penggunaan Persembahan Natal Nasional?

Sumber : Berbagai sumber | Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami