7 Kunci Pernikahan Sehat dan Tahan Lama ala Maya Septa
Sumber: IG @mayaseptha7

Marriage / 19 November 2025

Kalangan Sendiri

7 Kunci Pernikahan Sehat dan Tahan Lama ala Maya Septa

Aprita L Ekanaru Official Writer
3512

Pernikahan sering kali dianggap menakutkan, tetapi menurut Maya Septa dalam podcast bersama Melaney Ricardo, ketakutan itu hanya muncul jika kita menikah dengan orang yang salah. Kunci utama ada pada pemilihan pasangan dan kesadaran bahwa tidak ada pernikahan yang benar-benar sempurna. Berikut adalah poin-poin penting yang menjadi fondasi pernikahan sehat dan tahan lama menurut Maya Septa.

1. Menikahlah dengan Orang yang Tepat

Menurut Maya, pernikahan hanya terasa menakutkan jika kita memilih pasangan yang salah. Pemilihan pasangan yang tepat menentukan bagaimana kita akan menjalani kehidupan rumah tangga, baik dalam suka maupun duka.

 

BACA JUGA: Bukan Perselingkuhan, Ternyata Inilah Penyebab Perceraian Tertinggi di Indonesia

 

2. Sadari bahwa Tidak Ada Pernikahan yang Sempurna

Setiap pasangan memiliki tantangan masing-masing. Dengan memahami hal ini, pasangan akan lebih menerima, tidak membandingkan, dan fokus pada upaya memperbaiki hubungan.

3. Pernikahan Sehat Bukan Sekadar Tidak Bercerai

Tuhan ingin pasangan menikmati pernikahan, bukan sekadar bertahan. Tujuan utama bukan hanya menghindari perceraian, tetapi menciptakan hubungan yang sehat, penuh cinta, dan memberi kedamaian.

4. Komitmen adalah Fondasi Terpenting

Komitmen membuat pasangan mau berusaha, bukan menyerah. Dengan komitmen, masalah bukan untuk dihindari, tetapi untuk dihadapi bersama.

5. Komunikasi Butuh Kedewasaan Tingkat Tinggi

Komunikasi yang baik memerlukan kedewasaan “tingkat dewa”:

  • Mampu mendengarkan tanpa membela diri
  • Mampu mengekspresikan perasaan tanpa menyerang
  • Mau memahami sebelum dipahami
  • Komunikasi yang dewasa menciptakan kedekatan emosional yang kuat.

6. Silent Treatment Boleh, Asal untuk Menenangkan Diri

Menurut Maya, silent treatment dapat menjadi waktu jeda untuk menenangkan emosi, bukan untuk menghukum pasangan. Tujuannya agar komunikasi berikutnya lebih jernih dan tidak melukai.

 

BACA JUGA: Lepaskan Kepahitan, Pulihkan Cinta dalam Pernikahan

 

7. Tantangan Akan Ada di Setiap Musim

Baik masalah keuangan, mengasuh anak kecil, maupun menghadapi anak remaja, setiap fase punya ujian berbeda. Tidak ada “masa aman” setelah 5 atau 10 tahun. Yang terpenting adalah bagaimana pasangan menghadapi setiap musim bersama.

Pernikahan yang sehat dan tahan lama bukan soal tanpa konflik, tetapi bagaimana dua orang terus berkomitmen, berkomunikasi dengan dewasa, dan menikmati prosesnya. Seperti pesan Maya Septa, pernikahan bisa menjadi hal yang indah jika dijalani dengan orang yang tepat dan dengan fondasi yang kuat.

 

Butuh Doa, Konseling, atau Pendampingan?

Jika Anda sedang dalam pergumulan berat seputar keluarga, iman, pernikahan, atau masa lalu, jangan hadapi sendirian. Silakan hubungi nomor Layanan Doa CBN  di bawah ini.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami