Kisah Nyata Murtad karena Ikut Yesus! Kehilangan Harta Sampai Dikhianati Suami
Sumber: Cahaya Bagi Negeri Youtube

Milenial / 4 November 2025

Kalangan Sendiri

Kisah Nyata Murtad karena Ikut Yesus! Kehilangan Harta Sampai Dikhianati Suami

Aprita L Ekanaru Official Writer
1827

Sebelum mengenal Yesus, hidup Ibu Elis Jana dipenuhi kenyamanan, mulai dari rumah, mobil, kontrakan, dan status sosial yang terhormat. Ia dibesarkan dalam keluarga yang kaya, terhormat, dan mapan. Tidak pernah terbayang bahwa satu keputusan iman akan mengubah seluruh hidupnya.

Namun, ketika ia memilih untuk percaya kepada Yesus, semua kenyamanan itu lenyap dalam sekejap.

Ibunya yang sangat terpukul sampai pingsan saat mendengar kabar pertobatannya—dan meninggal tak lama kemudian. Keluarganya marah besar, mencabut namanya dari Kartu Keluarga, menarik semua warisan, dan secara hukum memutus garis keturunannya. Sejak hari itu, ia dianggap “tidak pernah lahir” dalam keluarganya sendiri.

Jika dunia luar sudah menolak, seharusnya rumah menjadi tempat perlindungan. Namun kenyataan berkata lain. Suaminya yang dulu tampak penuh cinta, justru menyimpan motivasi lain.

“Gue dari Buddha ikut lu karena lu kaya,” ungkapan jujur suaminya setelah ia kehilangan harta.

Bukan hanya bersikap merendahkan dan kasar, suaminya bahkan berselingkuh di depan mata. Ibu Elis pernah menyaksikan sendiri suaminya berhubungan badan dengan pembantu mereka, di ruangan yang sama. Tidak hanya itu, ia mengalami KDRT hingga giginya patah, bahkan ketika sedang hamil.

Dibuang keluarga, disakiti suami. Secara manusia, hidupnya hancur total. Namun justru di titik terendah itulah, Tuhan mulai menyatakan kuasa-Nya.

Ketika dokter menyatakan bahwa bayi dalam kandungannya sudah meninggal dan harus dikeluarkan lewat operasi, Ibu Elis memilih untuk tetap percaya. Ia berdoa dalam nama Yesus dan janin yang dinyatakan sudah tidak bernyawa itu hidup kembali.

Bukan hanya sekali. Di kemudian hari, ketika anak ketiganya sakit keras dan divonis tidak bisa bertahan hidup, ia mendengar suara lembut yang menuntunnya mengoleskan sesuatu yang disebut “air kehidupan”  dan anaknya sembuh total. Mukjizat demi mukjizat itu menjadi bukti bahwa hidupnya boleh dihancurkan manusia, tapi dipulihkan oleh Tuhan.

Bagaimana seorang wanita yang dihina, dikhianati, dipukul, diceraikan, dan ditolak keluarga… tetap mampu mengampuni? Bukan hanya mengampuni, ia bahkan membiayai hidup anak hasil perselingkuhan suaminya. Kasih seperti ini tidak mungkin datang dari manusia biasa.

“Kalau Yesus sudah mengampuni saya yang paling berdosa, siapa saya sampai tidak mengampuni?” Itulah kunci hidupnya, bukan dendam, tetapi kasih Kristus yang memampukan.

Mungkin Anda sedang mengalami pernikahan yang retak, penolakan dari keluarga, kekerasan dalam rumah tangga, masalah iman & tekanan batin, kekecewaan terhadap orang terdekat, kisah Ibu Elis adalah pengingat bahwa Tuhan tidak pernah berhenti bekerja, bahkan ketika manusia meninggalkan kita. Penderitaan tidak membuatnya jatuh, justru menjadi pintu menuju pengenalan akan Yesus yang hidup.

Saksikan Kesaksian Lengkapnya dalam Video di bawah ini:

 

Butuh Doa, Konseling, atau Pendampingan?

Jika Anda sedang dalam pergumulan berat seputar keluarga, iman, pernikahan, atau masa lalu, jangan hadapi sendirian. Silakan hubungi nomor Layanan Doa CBN  di bawah ini.

Sumber : Cahaya Bagi Negeri Youtube
Halaman :
1

Ikuti Kami