Sulit dipercaya, tapi inilah salah satu Fakta Alkitab yang paling menakjubkan, seorang anak kecil berusia 8 tahun naik takhta dan memimpin sebuah bangsa. Dialah Raja Yosia, pemimpin muda yang berhasil bertahan di tengah situasi spiritual yang hancur dan membawa kebangkitan besar bagi bangsanya.
Di tengah warisan keluarga yang kelam, dimana ayah dan kakeknya dikenal sebagai raja yang jahat, Yosia justru memilih jalan yang berbeda. Keputusannya di usia muda untuk mencari Tuhan mengubah sejarah Yehuda selamanya.
Menjadi Raja di Usia Belia
Alkitab mencatat: "Yosia berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga puluh satu tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem" (2 Raja-raja 22:1).
Ketika anak-anak seusianya sibuk bermain, Yosia harus memikul tanggung jawab sebagai raja. Ia menggantikan ayahnya, Raja Amon, yang dibunuh oleh pegawainya, dan mewarisi takhta dari garis keturunan yang penuh penyembahan berhala.
Namun, di tangan Yosia, Yehuda justru mengalami pembaruan rohani besar-besaran.
BACA JUGA: 8 Raja Termuda Dalam Alkitab, Kisah Mereka Benar-benar Fenomenal
Mencari Tuhan Sejak Usia Remaja
Pada usia sekitar 16 tahun, Yosia mulai sungguh-sungguh mencari Allah Daud, leluhurnya (2 Tawarikh 34:3). Pilihan ini berbeda jauh dari teladan ayah dan kakeknya yang menyembah berhala.
Yosia membuktikan bahwa kedewasaan rohani tidak diukur dari umur, tetapi dari kerinduan hati untuk mengenal Tuhan.
Membersihkan Negeri dari Berhala
Tidak puas hanya mencari Tuhan, Yosia mengambil keputusan besar dengan menghancurkan mezbah-mezbah Baal, meremukkan tiang-tiang berhala, dan membersihkan seluruh Yehuda bahkan sampai ke Israel dari penyembahan palsu (2 Tawarikh 34:4-7).
Memperbaiki Bait Allah dan Memulihkan Perayaan Paskah
Salah satu langkah penting Yosia adalah memerintahkan perbaikan Bait Allah (2 Tawarikh 34:8). Dalam proses itu, ditemukan kembali Kitab Taurat (2 Tawarikh 34:14-15).
Setelah mendengar isinya, Yosia merendahkan diri, lalu mengikat perjanjian untuk hidup taat kepada Tuhan (2 Tawarikh 34:29–32).
Tak hanya itu, ia juga mengadakan perayaan Paskah yang belum pernah diadakan sebesar itu sejak zaman para hakim (2 Tawarikh 35:1–19).
BACA JUGA: Seperti Yosia, Perubahan Kecil Dari Kita Bisa Mengubahkan Banyak Orang
Warisan Seorang Raja Muda
Kisah Raja Yosia adalah bukti bahwa Tuhan dapat memakai siapa saja, bahkan seorang anak kecil sekalipun untuk memulihkan sebuah bangsa.
Inilah salah satu Fakta Alkitab yang mengajarkan kita bahwa satu keputusan untuk mencari Allah dapat mengubah hidup, bahkan mengubah sejarah sebuah negara.
Kisah lengkap Raja Yosia bisa Anda saksikan melalui YouTube Jawaban Channel berikut ini:
Sumber : YouTube Jawaban Channel