Banyak orang Kristen yang mengklaim sedang “melangkah dalam iman,” tapi ternyata sebenarnya sedang bertindak nekat. Padahal, antara iman dan nekat itu sangat berbeda. Lalu, gimana cara membedakannya?
Ps. Raguel Lewi dari Superyouth menjelaskan dengan sangat sederhana namun dalam. Ia berkata, "Iman itu bersandar pada firman Tuhan dan janji-Nya, sedangkan nekat itu bersandar pada keinginan kita sendiri." Sederhananya, iman itu taat, nekat itu maksa.
Ps. Raguel memberi ilustrasi yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal relasi.
Misalnya, ketika Anda berkata, “...lebih baik,” maka itu adalah iman. Karena kamu mempercayai Tuhan, bahkan ketika hasilnya tidak sesuai dengan keinginanmu.
Tapi ketika Anda bilang, “Tuhan, aku mau dia. Kalau Engkau gak kasih, ya pensiun aja jadi Tuhan,” itulah yang dinamakan nekat oleh Ps. Raguel.
Perbedaan paling jelas antara iman dan nekat terletak pada dasar dan motivasinya.
Iman Itu Muncul dari Pendengaran akan Firman
Ps. Raguel juga mengutip Roma 10:17, “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”
Jadi, iman bukan sesuatu yang otomatis dimiliki setiap orang, tapi muncul seiring kita mendengar dan mengenal siapa Tuhan itu.
Semakin kita mengenal karakter Kristus bahwa Ia setia, penuh kasih, dan layak dipercaya, maka iman kita akan tumbuh.
Ps. Raguel menyamakan hal ini dengan pengalaman melihat chef hebat di restoran. Meski belum mencicipi masakannya, kita percaya karena tahu chef itu punya reputasi.
Begitu pula dengan Tuhan, iman dibangun di atas pengenalan akan Dia, bukan perasaan kita.
Nekat Tidak Berdasar, Iman Berdiri di Atas Kebenaran
“Nekat itu gak ada dasarnya sama sekali. Namanya juga nekat,” ucap Ps. Raguel. Iman, menuntun kita untuk taat walau belum lihat hasil, nekat justru menuntut Tuhan untuk menuruti kehendak kita.
Iman itu, artinya Tuhan tahu yang terbaik. Sementara kalau nekat, berarti “Saya tahu yang terbaik.”
Jadi, Gimana Supaya Kita Tidak Nekat?
Mulailah membangun iman dengan membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap hari. Dengarkan kotbah, renungan, dan kesaksian yang meneguhkan. Kenali karakter Tuhan, karena dari sanalah fondasi iman terbentuk.
Dalam video ini, Ps. Raguel menjelaskan lebih dalam dan penuh insight rohani.
Klik di bawah ini untuk menonton: