Pengampunan adalah salah satu nilai terpenting dalam kehidupan Kristen. Namun, mengampuni bukanlah hal yang mudah, terutama ketika kita disakiti secara mendalam. Alkitab memberikan banyak contoh tokoh yang menunjukkan pengampunan dalam situasi sulit. Mari belajar dari lima tokoh ini, yang dengan kuasa Tuhan, mampu mengampuni meskipun mereka tidak pantas diperlakukan buruk.
1. Daud Mengampuni Saul
Saul, raja pertama Israel, iri pada Daud dan berulang kali berusaha membunuhnya. Namun, Daud tetap menghormati Saul sebagai raja yang diurapi Tuhan.
Dalam 1 Samuel 24, Daud mendapat kesempatan untuk membunuh Saul saat raja itu sendirian di gua. Namun, Daud hanya memotong ujung jubah Saul sebagai bukti bahwa ia tidak berniat membalas dendam. Ia berkata,
"Tuhanlah yang menjadi hakim; Dialah yang akan menghakimi antara aku dan engkau, dan Dia akan memperjuangkan perkaraku dan membebaskan aku dari tanganmu." (1 Samuel 24:15)
Daud mengajarkan bahwa pengampunan berarti menyerahkan keadilan kepada Tuhan, bukan mengambil tindakan sendiri.
2. Daniel Tetap Menghormati Raja Darius
Daniel difitnah dan dihukum dengan dilempar ke gua singa oleh Raja Darius. Namun, ketika ia selamat karena campur tangan Tuhan, Daniel tidak menyimpan dendam.
Ia tetap menghormati raja dan menunjukkan kasih serta pengampunan. Sikap Daniel membuktikan bahwa pengampunan sejati tidak bergantung pada perlakuan orang lain, melainkan pada ketaatan kepada Tuhan.
3. Stefanus Berdoa bagi Para Perajamnya
Stefanus adalah martir pertama dalam gereja mula-mula. Saat ia dirajam batu karena memberitakan Injil, ia tidak mengutuk atau membenci para penganiayanya. Sebaliknya, ia meneladani Yesus dengan berdoa:
"Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka." (Kisah Para Rasul 7:60)
Doa ini menunjukkan hati yang penuh pengampunan, bahkan di saat-saat tersulit. Stefanus mengingatkan kita bahwa pengampunan adalah pilihan, bukan perasaan.
BACA HALAMAN SELANJUTNYA>>
Sumber : Jawaban.com