Apakah Yesus Sudah Menjadi Dasar Hubunganmu, atau Hanya Pelengkap? Cek Lewat 5 Tanda Ini
Sumber: Getty Images Signature | jjneff

Relationship / 8 July 2025

Kalangan Sendiri

Apakah Yesus Sudah Menjadi Dasar Hubunganmu, atau Hanya Pelengkap? Cek Lewat 5 Tanda Ini

Claudia Jessica Official Writer
8300

Banyak pasangan Kristen merasa Tuhan telah menjadi fondasi dalam hubungan mereka. Tapi, apakah Yesus benar-benar menjadi dasar dari hubungan Anda?

Atau justru Tuhan hanya sekadar pelengkap yang diingat saat berdoa, tapi seringkali dilupakan dalam langkah-langkah penting?

Tanpa sadar, hubungan yang tampak rohani dari luar, bisa saja tidak benar-benar menjadi dasar atau pondasi hubungan Anda.

Nah, supaya hubungan yang kita miliki dengan pasangan tidak menjadikan Yesus sekedar pelengkap, yuk lihat lima tanda berikut sebagai refleksi apakah hubungan Anda sungguh-sungguh menjadikan Yesus sebagai pondasi atau sekedar ‘tambahan’.

1. Doa Bersama Sekadar Formalitas

Mungkin Anda dan pasangan masih berdoa bersama. Tapi apakah itu muncul dari kerinduan atau hanya rutinitas? Terkadang, pasangan berdoa bersama karena merasa bingung atau butuh jawaban cepat dari Tuhan.

Padahal, hubungan yang menjadikan Yesus sebagai pondasi akan menjadikan doa sebagai tempat untuk menyatukan hati dan mencari kehendak-Nya, bukan sekedar rutinitas atau biar terlihat ‘rohani’.

2. Berkompromi dengan Batas Kekudusan

Kalau salah satu mulai berkata, “Tuhan pasti ngerti kok… kita saling sayang,” lalu Anda merasa nyaman melewati batas yang Tuhan tetapkan, itu perlu diwaspadai.

Hubungan yang sehat secara rohani akan menjaga kekudusan, bukan membenarkan dosa. Kasih yang sejati justru menghormati Tuhan lebih dari perasaan pribadi.

3. Bicara Masa Depan Tanpa Melibatkan Tuhan

Mungkin Anda sudah sering berdiskusi soal pernikahan, anak, bahkan impian ke depan bersama pasangan. Tapi, apakah Anda sudah sungguh-sungguh melibatkan Tuhan soal masa depan Anda?

Hubungan yang berlandaskan Kristus tidak hanya membicarakan visi hidup, tapi juga mencari kehendak-Nya.

4. Menjauh dari Komunitas atau Enggan Diketahui

Jika hubungan Anda sulit dibagikan ke mentor, gembala, atau komunitas rohani, mungkin ada hal yang ingin disembunyikan.

Hubungan yang sehat justru siap dibawa ke terang, bukan disimpan dalam diam. Bahkan Firman Tuhan dalam Ibrani 10:25 berkata: “Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita…”

5. Lebih Takut Kehilangan Pasangan daripada Jauh dari Tuhan

Saat Anda lebih takut kehilangan pasangan daripada kehilangan hubungan dengan Tuhan, itu pertanda bahwa pusat hidup Anda sudah bergeser.

Dalam Matius 6:33 Yesus mengingatkan, “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya…”

Hubungan yang menjadikan Yesus sebagai pondasi akan menuntun Anda makin dekat kepada-Nya, bukan sebaliknya.

Tuhan tidak ingin hanya jadi tambahan dalam hubungan Anda yang hanya dicari saat dibutuhkan, lalu disisihkan saat semuanya baik-baik saja. Dia rindu menjadi pondasi dalam hubungan Anda.

Seperti yang ditulis oleh Tim Keller dalam The Meaning of Marriage:

“Kalau Tuhan bukan pusat dalam pernikahan, pasangan Anda akan dipaksa menjadi juruselamat — dan itu beban yang tidak bisa ditanggung manusia.”

Jika setelah membaca ini Anda merasa perlu menata ulang fondasi hubungan Anda, jangan takut. Justru di situlah kasih karunia bekerja untuk memulihkan, membangun ulang, dan memimpin Anda kembali ke jalan yang Tuhan rancang sejak semula.

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami