Ambisi untuk Menang Membuat Anak Ini Jadi Egois dan Tidak Jujur

Impact Story / 18 November 2024

Ambisi untuk Menang Membuat Anak Ini Jadi Egois dan Tidak Jujur
Sumber: Jawaban.com
Lidya Dwi Apriliani Official Writer
4293

Audrey Stevani, seorang anak berusia 14 tahun yang dikenal sebagai anak yang ambisius. Ia selalu ingin lebih unggul dibanding yang lainnya, baik di sekolah maupun saat pelayanan di gereja. Sebab ia selalu senang untuk disanjung atas kemenangan yang ia raih. Namun, ambisinya ini justru membuatnya kehilangan satu hal penting, yaitu kejujuran.

Puncaknya terjadi saat lomba menggambar di sekolah. Audrey yang ingin meraih kemenangan, menyusun strategi dengan membuat sketsa terlebih dahulu di rumah. Meskipun hal itu sebenarnya melanggar aturan, tapi taktik yang ia pakai berhasil. Ia memenangkan perlombaan tersebut dan semua orang memujinya saat itu.

Akan tetapi, ada seorang teman yang mengetahui kecurangan yang Audrey lakukan dan membocorkan hal itu kepada yang teman-teman yang lain.  

BACA JUGA : Gadget Membuat Jorido Jadi Anak yang Kasar, Lalu Bagaimana Tuhan Mengubahnya?

Awalnya, Audrey merasa marah dan kesal karena perbuatannya diketahui oleh teman-temannya. Namun yang tidak disangka adalah respons teman-temannya justru berbeda dari yang ia bayangkan. Mereka tidak menjauhinya, melainkan mengingatkannya untuk berubah menjadi lebih jujur dan sportif. Saat itulah Audrey mulai merasa bersalah.  

Momen perubahan besar datang ketika Audrey mengikuti acara Super Paskah yang menayangkan kisah empat sahabat. Salah satu dari mereka, seperti Audrey, sangat ambisius hingga terjerumus dalam kecurangan. Namun, dukungan teman-temannya membantunya kembali ke jalan yang benar. Kisah itu menyentuh hati Audrey.  

Ia sadar bahwa sikap curang dan egoisnya selama ini telah menyakitkan banyak orang. Dengan hati yang berat, Audrey meminta ampun kepada Tuhan atas dosanya. Ia juga meminta maaf kepada teman-teman dan mengakui kecurangannya kepada guru. Meskipun gurunya kecewa, mereka tetap menghargai keberanian Audrey untuk mengaku.  

Sejak saat itu, Audrey berkomitmen menjadi anak yang sportif. Meski kini ia hanya mampu meraih juara dua, ia merasa lebih puas karena hasil tersebut diraihnya dengan usaha dan kejujuran. Baginya, kemenangan sejati adalah ketika ia bisa menang atas godaan untuk curang. Audrey menjadi contoh untuk teman-temannya agar berani mengakui kesalahan. 

Dukung anak-anak seperti Audrey untuk mengenal kasih Tuhan lebih dekat dan menjadikan kejujuran sebagai bagian dari keseharian mereka lewat pemuridan Superbook. Lalu berikan dukungan Anda pada pemuridan Superbook yang dilakukan oleh CBN dalam menyampaikan injil kepada anak-anak dengan cara yang lebih sesuai dengan kehidupan mereka.

DUKUNG PEMURIDAN SUPERBOOK 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?