"Jika Anda tidak berdoa untuk anak-anak dewasa Anda, siapa yang akan berdoa untuk mereka?"
Sekalipun anak kita sudah besar dan bisa berdoa sendiri, adalah suatu kehormatan bagi orangtua untuk bisa mendoakan anak-anak sekalipun mereka telah beranjak dewasa.
Doa adalah ide dari Tuhan. Ini adalah cara kita berkomunikasi kepada Allah Bapa dengan cara berbicara dan mendengarkan.
Ketika kita berdoa dengan taat, Yakobus 5:16b mengatakan, "Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya."
Stormie Omartian mengatakan dalam buku terbaiknya, The Power of Praying for Your Adult Children, "Doa bukanlah memberi tahu Tuhan apa yang harus dilakukan. Doa adalah bekerja sama dengan Tuhan untuk melihat kehendak-Nya terlaksana."
Doa adalah tempat di mana Tuhan berbicara kepada kita, dan kita mendengarkan apa yang Dia katakan. Ini adalah hak istimewa bagi orangtua untuk menjadi perantara anak dengan Tuhan.
Inilah 4 alasan mengapa penting bagi orangtua untuk tetap mendoakan anak sekalipun mereka sudah besar dan bisa berdoa sendiri:
1. Jika Anda Tidak Berdoa untuk Mereka, Siapa yang Akan Melakukannya?
Anda memiliki tempat kehormatan khusus sebagai orang tua. Anda mengenal anak-anak Anda dengan baik, mengetahui apa yang menyebabkan mereka sakit atau cara mereka perlu tumbuh.
Meskipun pengaruh Anda mungkin berkurang saat mereka dewasa, Anda masih memiliki hak istimewa untuk berdoa kepada Tuhan atas nama mereka. Doa adalah langkah aktif yang bisa Anda ambil, yang dapat mengubah hati dan menggerakkan tangan Tuhan. Inilah kekuatan doa.
2. Doa adalah Bekerja Sama dengan Tuhan
Kita tidak dibiarkan sendirian saat menjalani kehidupan sebagai orangtua dari anak-anak kita. Kita diundang untuk bekerja sama dengan Raja Segala Raja. Roh yang sama yang membangkitkan Kristus dari kematian tinggal di dalam kita setelah kita menerima keselamatan.
Berdoa agar kehendak Tuhan bagi anak-anak kita membawa kedamaian dan keyakinan yang kuat, tidak peduli apa yang mereka hadapi. Ketika kita bersandar pada keilahian Tuhan, maka kekhawatiran akan reda dan muncul harapan.
3. Doa Membebaskan Anda dari Ketakutan
Ketika kita merasa takut, biasanya karena kita fokus pada situasi, bukan pada Tuhan. Doa mengarahkan hati kita pada kemampuan Tuhan, mengingatkan kita akan kuasa-Nya.
Saat kita mengingat keteguhan, kesetiaan, kekuatan, dan kuasa-Nya yang tak tertandingi di bumi, kita menyadari bahwa tidak ada yang perlu ditakutkan ketika kita hidup berdampingan dengan Tuhan.
Dengan mengangkat mata kita kepada-Nya, kita disambut dengan belas kasih, anugerah, dan kedamaian di dalam Dia.
Baca halaman selanjutnya →
4. Doa-Doa Anda Memiliki Kekuatan
Roh Kudus tinggal di dalam kita dan Dia adalah sumber segala kekuatan. Bekerja sama dengan-Nya melalui doa memiliki dampak yang besar pada anak-anak kita.
Stormie Omartian menyatakan bahwa karena kasih dan kekuatan Tuhan dicurahkan dalam diri kita, doa-doa kita untuk anak-anak dewasa kita selalu memiliki kekuatan dan memberikan harapan.
Roma 5:5 mengatakan, "Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita."
Anak-anak kita tidak kebal terhadap masa-masa sulit atau konsekuensi dari pilihan mereka. Tetapi, doa-doa kita akan membantu mereka melewatinya.
Inilah kekuatan doa.
Mari ambil waktu 5 menit untuk berdoa bagi anak-anak kita yang sudah dewasa.
Ya Bapa, aku mengerti bahwa mendoakan anakku yang sudah dewasa adalah kesempatan untuk bekerja sama dengan-Mu demi kebaikan mereka. Aku ingin kehendak-Mu nyata dalam hidup mereka.
Aku berharap mereka merasakan kasih dan rahmat-Mu saat menghadapi tantangan di masa dewasanya.
Tolong bantu aku agar tidak malas dalam berdoa. Nyalakan semangat dalam diriku untuk terus menjadi perantara bagi anakku yang sudah dewasa karena aku menyadari betapa pentingnya peranku dalam kehidupan mereka.
Amin.
Sumber : pamelahenkelman.com
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”