Pernah Mencuri Uang Ibunya, Nurul Menerima Pengampunan Berkat Superbook
Sumber: jawaban.com

Family / 6 May 2024

Kalangan Sendiri

Pernah Mencuri Uang Ibunya, Nurul Menerima Pengampunan Berkat Superbook

Lidya Dwi Apriliani Official Writer
614

Nurul (13 tahun)  seorang siswi di PKBM OBI Tanah Merah dan di sinilah sebuah perubahan karakter terjadi pada Nurul. Dia tinggal bersama kedua orang tuanya yang bekerja sebagai pemulung. Ia punya kebiasaan buruk yaitu, mencuri uang orang tuanya. Namun ada satu hal yang memotivasi Nurul untuk berubah menjadi lebih baik.  

Nurul sama seperti anak sekolah pada umumnya, setiap hari ia diberikan uang jajan oleh orang tuanya. Namun jumlah uang tersebut masih kurang bagi Nurul, sehingga beberapa kali setiap ia pulang sekolah ia masih meminta uang pada ibunya untuk jajan. Akan tetapi ibunya seringkali mengatakan ‘tidak ada uang’, dari sinilah momen di mana Nurul mulai mengambil uang orang tuanya tanpa izin.   

BACA JUGA : Sering Bersikap Kasar, Mila Mengalami Perubahan yang Luar Biasa di Sekolah Minggu

Dia sudah melakukannya beberapa kali dan menggunakannya untuk membeli jajan. Ia juga sering  berkeluyuran tanpa memberi tahu orang tuanya. Setiap kali Nurul pergi tanpa pamit, ibunya mencarinya dengan cemas. Meskipun sudah ditegur, hal ini tetap ia lakukan hingga menjadi sebuah kebiasaan.  

Perubahan terjadi saat Nurul mengikti kegiatan Super Paskah di sekolahnya. Saat menyaksikan adegan Yesus dalam penderitaan, Nurul terharu. Ia menangis melihat betapa Yesus tidak diberi minum ketika memikul salibnya. Meskipun Nurul belum mengikut Yesus, ia sangat percaya bahawa Yesus yang menebus dosa manusia.  

Setelah penayangan kisah kematian Tuhan Yesus, Nurul dan teman-teman lainnya diminta untuk berdoa. Saat itu Nurul berdoa kepada Tuhan Yesus dan meminta Tuhan Yesus untuk menghapuskan dosa-dosanya, “Waktu itu Nurul disuruh berdoa, seperti ini ‘Tuhan Yesus tolong hapusin dosa-dosa Nurul...” ungkap Nurul.  

BACA JUGA : Serolin yang Tertutup Menjadi Pribadi yang Berbeda Setelah Memahami Arti Kematian Yesus

Dari momen itulah Nurul mulai memahami bahwa Yesus mati juga untuknya. Dia menerima Yesus sebagai Juruselamat dan berjanji untuk berubah. Nurul bertekad untuk tidak lagi mencuri uang orang tuanya. Dia akan meminta dengan baik jika membutuhkan sesuatu dan akan lebih patuh serta tidak melawan orang tuanya. 

Ketika Nurul pulang ke rumah, dia dengan tulus meminta maaf kepada ibunya atas perbuatannya yang salah. Dia mengakui bahwa sering mencuri uang ibunya dan berjanji untuk tidak melakukannya lagi. Nurul juga berkomitmen untuk meminta izin kepada ibunya jika ingin keluar rumah. Ibunya sangat bersyukur melihat perubahan ini dalam Nurul. Dia merasa senang karena Nurul berani mengakui kesalahannya dan bersedia untuk berubah menjadi lebih baik. Kini, Nurul tidak hanya menemukan damai dalam pengampunan, tetapi juga dalam tekadnya untuk hidup lebih baik dan bertanggung jawab.  

Beri dukungan Anda pada pemuridan Superbook yang dilakukan oleh CBN dalam menyampaikan injil kepada anak-anak dengan cara yang lebih sesuai dengan kehidupan mereka. Klik tombol di bawah ini dan jadilah berkat bagi mereka! 

JADILAH BERKAT, DONASI SEKARANG!

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami