Yakinkah Anda Sudah Memberikan yang Terbaik untuk Tuhan dan Beribadah dengan Benar?
Sumber: canva.com

Kata Alkitab / 6 May 2024

Kalangan Sendiri

Yakinkah Anda Sudah Memberikan yang Terbaik untuk Tuhan dan Beribadah dengan Benar?

Claudia Jessica Official Writer
1127

 

Sebagai orang Kristen, panggilan tertinggi kita adalah untuk menyembah Tuhan. Hal ini tidak hanya menjadi kebutuhan dan hak istimewa kita, tetapi juga merupakan tugas utama yang kita miliki. Alasan mendasar kita diciptakan adalah untuk memberikan pujian kepada-Nya, dan itulah esensi dari keberadaan kita.

Adrian Rogers, seorang pendeta senior di Gereja Baptis Bellevue di Memphis, Tennessee, mengembangkannya menjadi salah satu gereja terbesar di negara itu berkata, “Jika Anda ingin benar-benar merasa hampa, arahkan fokus hidup Anda pada diri sendiri. Namun, jika Anda mencari kegembiraan yang sejati, tingkatkan hubungan Anda dengan Tuhan.”

Dalam Yohanes 4, Yesus bertemu dengan seorang wanita Samaria yang telah dibutakan oleh Setan. Dia terikat oleh dosa dan dilanda kesedihan, namun Yesus membawa cahaya dan kebenaran ke dalam hidupnya.

Peristiwa Yesus dengan wanita Samaria ini mengingatkan kita tentang betapa pentingnya setia dalam ibadah:

Pertama, Yesus mengajarinya arti ibadah sejati.

Sangat mudah bagi kita untuk tersesat dalam penyembahan berhala, ketidaktulusan, dan kejahatan. Namun, seperti yang dikatakan Adrian Rogers, “Ibadah sejati adalah diri kita sendiri, yang menanggapi keberadaan Tuhan.”

Ibadah yang benar adalah pengakuan akan kebesaran Tuhan yang tercermin melalui hidup kita, terutama dalam hubungan kita dengan Yesus Kristus

Kedua, Yesus memberitahu kita bagaimana menerapkan metode ibadah yang benar.

Yohanes 4:23-24 mengatakan, “Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

Artinya, kita harus dilahirkan kembali oleh Bapa. Kita tidak bisa menyembah Tuhan yang tidak kita kenal. Maka dari itu, pastikanlah bahwa kita telah masuk ke dalam keluarga Bapa.

Ibadah yang sejati hanya dapat terjadi jika kita telah dilahirkan kembali oleh Roh Kudus. Kita harus memahami Firman-Nya dan hidup dalam ketaatan kepada-Nya

 

Halaman selanjutnya →

 

Sumber : lwf.org
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami