Pilih Mana, Nabung dulu Sebelum Membeli atau Beli Dulu Lalu Bayar dengan Dicicil?
Sumber: canva.com

Finance / 27 April 2024

Kalangan Sendiri

Pilih Mana, Nabung dulu Sebelum Membeli atau Beli Dulu Lalu Bayar dengan Dicicil?

Claudia Jessica Official Writer
704

Sebuah pertanyaan umum yang sering muncul dalam kehidupan finansial kita adalah apakah lebih bijaksana untuk menabung terlebih dahulu sebelum membeli sesuatu ataukah lebih baik memilih untuk membeli dengan dicicil.

Pandangan ini seringkali memunculkan perdebatan, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Mengapa Mencicil atau Berhutang Bisa Merugikan?

Banyak yang sepakat bahwa berhutang atau mencicil bisa menjadi perbuatan yang kurang bijak jika tidak dikelola dengan baik. Rasio hutang yang tidak seimbang dengan penghasilan bulanan dapat menyebabkan gangguan pada cash flow kita.

Standar yang umum digunakan adalah bahwa cicilan atau hutang sebaiknya tidak melebihi 35% dari penghasilan bulanan kita. Jika lebih dari itu, bisa saja kita kesulitan memenuhi kebutuhan lainnya, seperti biaya hidup atau tabungan masa depan.

Keputusan Bijak: Nabung Dulu atau Beli dengan Cicilan?

Menabung terlebih dahulu sebelum membeli barang yang diinginkan tentu merupakan langkah yang bijak, terutama jika barang tersebut bukanlah kebutuhan mendesak.

Namun, prioritas barang tersebut juga harus dipertimbangkan dengan baik. Jika barang tersebut menjadi prioritas dan dibutuhkan dengan segera, maka memilih untuk menabung terlebih dahulu mungkin bukanlah pilihan yang bijak.

Prioritas dan Rasio yang Baik

Keputusan untuk menabung terlebih dahulu atau membeli dengan dicicil harus didasarkan pada prioritas dan rasio keuangan yang baik.

Perencanaan yang matang akan membantu kita membuat keputusan yang tepat, yang tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga sesuai dengan kebutuhan dan keadaan saat ini.

Salah satu ajaran bijak yang dapat memberi kita inspirasi dalam mengelola keuangan adalah yang terdapat dalam Amsal 28:20, "Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman."

Firman Tuhan ini mengingatkan kita bahwa kebijaksanaan dalam mengelola keuangan lebih berharga daripada mencari keuntungan cepat dengan cara yang tidak bertanggung jawab.

Dengan mempertimbangkan prioritas dan rasio keuangan secara cermat, kita dapat membuat keputusan yang bijak dalam mengelola keuangan kita, apakah itu dengan menabung terlebih dahulu atau memilih untuk membeli dengan dicicil.

Tetaplah berpegang pada prinsip-prinsip keuangan yang bijak, dan kita akan mampu mencapai stabilitas keuangan yang lebih baik.

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami