Decluttering: Mengurangi Barang, Mengurangi Stres, Benarkah?
Sumber: Canva.com

Health / 16 April 2024

Kalangan Sendiri

Decluttering: Mengurangi Barang, Mengurangi Stres, Benarkah?

Aprita L Ekanaru Official Writer
664

Di tengah kesibukan dan tuntutan hidup modern, banyak orang merasa terbebani oleh kekacauan barang-barang di sekitar mereka. Rumah yang penuh dengan dekorasi, lemari yang penuh dengan pakaian, dan laci yang penuh dengan pernak-pernik. Namun, tahukah Anda bahwa memiliki banyak barang dapat meningkatkan stres?

Alkitab memberikan banyak hikmat tentang kesederhanaan dan hidup yang bebas dari kekacauan. Berikut beberapa refleksi Alkitabiah tentang bagaimana decluttering atau mengurangi barang, dapat membantu Anda mengurangi stres:

1. Fokus pada Hal yang Penting

Matius 6:24 mengingatkan kita bahwa "Tidak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan menghina yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

Memiliki banyak barang dapat mengalihkan fokus kita dari hal-hal yang benar-benar penting dalam hidup, seperti hubungan dengan Tuhan, keluarga, dan teman. Decluttering membantu kita untuk melepaskan diri dari ikatan materi dan fokus pada apa yang benar-benar berharga.

2. Menunjukkan Syukur

1 Timotius 6:6-10 mendorong kita untuk "hidup dalam kesederhanaan dengan merasa cukup." Ketika kita dikelilingi oleh banyak barang, kita mudah terjebak dalam perbandingan dan rasa tidak puas. Decluttering membantu kita untuk menghargai apa yang kita miliki dan bersyukur atas berkat Tuhan dalam hidup kita.

3. Menjadi Pengurus yang Bijaksana

Amsal 21:5 mengatakan, "Rancangan orang rajin mendatangkan keuntungan, tetapi yang ceroboh menuju kekeurangan." Memiliki banyak barang dapat membuat kita ceroboh dan boros. Decluttering membantu kita untuk menjadi pengurus yang bijaksana atas sumber daya yang kita miliki.

4. Membantu Orang Lain

Amsal 19:17 mengatakan, "Siapa yang menunjukkan kasih kepada orang miskin, meminjamkan kepada TUHAN, dan apa yang dihasilkannya akan dibalas kepadanya." Decluttering seringkali menghasilkan barang-barang yang tidak lagi kita butuhkan. Kita dapat menyumbangkan barang-barang tersebut kepada orang lain yang membutuhkan, dan ini adalah cara yang indah untuk menunjukkan kasih kepada orang lain.

5. Menemukan Kedamaian Sejati

Yesus berkata dalam Matius 11:28, "Datanglah kepada-Ku, semua kamu yang bekerja keras dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu." Hidup yang sederhana dan bebas dari kekacauan dapat membawa kedamaian sejati dalam hati dan pikiran kita.

Decluttering bukanlah tentang hidup dalam kesederhanaan ekstrem atau menyangkal diri dari semua kesenangan duniawi. Ini adalah tentang menemukan keseimbangan antara apa yang kita butuhkan dan apa yang kita inginkan, dan membebaskan diri dari beban materi yang berlebihan. Ketika kita fokus pada hal-hal yang benar-benar penting dalam hidup, kita akan menemukan kedamaian dan kebahagiaan sejati.

Jika Anda telah tergerak untuk decluttering dan membagi apa yang Anda miliki pada orang lain yang membutuhkan, Tuhan dapat memakai Anda untuk pekerjaan yang lebih besar lagi seperti menyebarkan kabar keselamatan agar semakin banyak orang mengenal Kristus di dalam kehidupan mereka, dengan cara

KLIK DI SINI.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami