Pakai Kinder Joy dalam Khotbah Paskah, Pdt Stephanie Ungkap Esensi Paskah Bukan Pada Telur
Sumber: YouTube New Tribe Bali

News / 2 April 2024

Kalangan Sendiri

Pakai Kinder Joy dalam Khotbah Paskah, Pdt Stephanie Ungkap Esensi Paskah Bukan Pada Telur

Claudia Jessica Official Writer
628

JAWABAN.COM – Setelah Pendeta Marcel Saerang bergurau tentang war takjil dalam khotbahnya, kini giliran Pendeta Stephanie Rachel Kristianto yang melanjutkan momen indahnya toleransi di bulan Ramadhan ini. Dalam khotbah yang dibawakan saat paskah, Pendeta Stephanie menggunakan Kinder Joy sebagai ganti telur paskah.

Sebelumnya, Pendeta Marcel Saerang bergurau tentang umat non-muslim yang war takjil sehingga umat muslim ingin ‘membalas dendam’ dengan membeli telur agar umat Kristen merayakan paskah dengan snack Kinder Joy yang bentuk kemasannya menyerupai telur.

Viralnya momen lucu toleransi antar umat beragama ini dimanfaatkan dengan baik oleh Pendeta Stephanie dalam candaan yang disisipkan dalam khotbahnya. Pendeta Stephanie mengeluarkan Kinder Joy sebagai ganti telur yang diborong dalam ‘ajang balas dendam’ setelah war takjil.

 

BACA JUGA: Sosok Lucu Pendeta Tiberias yang Ajak Jemaat War Takjil Ternyata Dulu Gak Mau Jadi Pendeta

 

Momen tersebut dibagikan oleh akun Instagram @stephanierachel.k pada Minggu (31/04). Dalam video pendek tersebut, Pendeta Stephanie terlihat berdiri di atas mimbar dan menyampaikan khotbah di hari Paskah.

Di tengah khotbahnya, Pendeta Stephanie mengeluarkan Kinder Joy sebagai simbol telur paskah. Ia berkata, “Saudara hari ini, untuk toleransi agama dan menyenangkan hati mereka yang sudah kita ikuti war takjil-nya, hari ini kita mau merayakan Paskah dengan Kinder Joy,” yang kemudian disambut dengan gelak tawa dari jemaat yang menghadiri ibadah saat itu.

Pendeta Stephanie mengaku sangat bersyukur dengan toleransi umat beragama yang terjadi di Indonesia dalam fenomena war takjil.

Momen ini dimanfaatkan oleh Pendeta Stephanie untuk menyampaikan esensi Paskah bukanlah terletak pada telur.

“Hari ini kita merayakan, enggak peduli dengan telur beneran, enggak peduli dengan telur Kinder Joy, dengan apapun, enggak peduli, karena bukan itu esensinya. Intinya adalah Yesus sudah bangkit di hari yang ketiga buat setiap kita,” terang Pendeta Stephanie dalam khotbah Paskahnya.

“Mau merayakan pakai apapun, mau pakai telur puyuh, mau pakai telur angsa, I don't care. Kita tahu kita sudah hidup dalam kemenangan yang Dia berikan buat setiap kita,” lanjutnya lagi.

 

BACA JUGA: Dulu Jadi Member Boyband, Sekarang Marcel Saerang Jadi Pendeta

 

Persis seperti yang dikatakan oleh Pendeta Stephanie, esensi Paskah tidak terletak pada simbol-simbol seperti telur maupun kelinci, melainkan kebangkitan Yesus Kristus.

Bagaimana menurutmu? Apa arti Paskah bagimu?

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami