Fakta Dibalik Kisah Yesus Menyucikan Bait Allah

Fakta Alkitab / 11 March 2024

Kalangan Sendiri

Fakta Dibalik Kisah Yesus Menyucikan Bait Allah

Puji Astuti Official Writer
1089

Menjelang Paskah Tuhan Yesus memasuki Yerusalem, disana Dia mengunjungi Bait Allah. Namun sesampainya disana, Tuhan Yesus begitu marah melihat para penukar uang dan penjual hewan-hewan kurban sehingga Ia  mengusir mereka. Mengapa Tuhan Yesus melakukannya? Apa alasan kemarahan-Nya?  

Mari kita belajar bersama dalam Fakta Alkitab kali ini.  

Dua kali Yesus menyucikan Bait Allah 

Pertama kali Yesus menyucikan Bait Allah dilakukannya tak lama setelah mujisat pertama terjadi, yaitu air menjadi anggur pada perkawinan di Kana. Hal ini dicatat dalam Yohanes 2:13-25, saat itu pada masa perayaan Paskah dimana Yesus datang ke Bait Allah.  

Saat itu Yesus membuat cambuk dari tali dan mengusir para pedagang hewan korban dan para penukar uang. Saat dikonfrontasi oleh orang-orang Yahudi, Ia mengucapkan nubuatan tentang kematian dan kebangkitan-Nya, “Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari  Aku akan mendirikannya kembali.” (Yohanes 2:18). 

Kejadian kedua adalah sebelum Tuhan Yesus menjalani penderitaannya, setelah Ia disambut dengan sorak-sorai saat memasuki kota Yerusalem. Hal ini dicatat dalam Matius 21:12-17, Lukas 19:45-48, yang membedakan dari kejadian pertama adalah konflik dengan para imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat yang membuat mereka membuat rencana pembunuhan untuk membinasakan Yesus (Lukas 19:47).  

Mengapa ada penukar uang di Bait Allah? 

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa ada penukar uang di Bait Allah? Hal ini kita perlu melihat kondisi Israel di jaman Yesus, mereka berada dibawah pemerintahan Romawi sehingga mata uang yang digunakan adalah mata uang Romawi.  

Jadi di halaman luar bait Allah dibuat tempat-tempat penukaran uang dan penjualan hewan kurban yang disebut “Bazzar Anas” yang dikuasai oleh keluarga Imam Besar sehingga orang Israel bisa menukarkan uang Romawi ke mata uang sekel untul memberikan pajak bait Allah sebesar setengah sekel.  

Seharusnya tempat penukaran uang dan penjualan hewan kurban ini berada di Bukit Zaitun, namun entah kapan dan apa alasannya berpindah ke pelataran luar Bait Allah. 

Mengapa harus mata uang sekel? Karena mata uang Romawi dianggap haram, dengan berbagai simbol pagan yang ada di koin mereka.  

Penjualan hewan kurban dan korupsi para imam 

Saat Yesus menyucikan Bait Allah, pernyataan yang Yesus lontarkan adalah, “Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa.  Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.” (Matius 21:13). Disini Yesus secara gamblang menegur para imam yang menjadi bekingan para penjualan hewan kurban dan penukar uang itu bahwa mereka adalah para perampok umat Allah.  

Hewan yang dijual di bait Allah adalah hewan-hewan yang sudah dinyatakan lolos seleksi oleh para imam, namun mereka menjualnya sangat mahal. Bahkan hewan kurban untuk orang miskin seperti burung dara. Hal ini diketahui oleh Yesus, karena Ia sudah menginspeksi lebih dulu (Markus 11:11). Yesus pasti menemukan bukti-bukti korupsi dan eksploitasi yang dilakukan oleh para imam di Bait Allah, sehingga Ia melakukan tindakan drastis dengan mengusir para penjual dan penukar uang itu (Markus 11:15-19). 

Yesus, Adalah Bait Allah Yang Sejati 

Dari kisah di atas, kita dapat mengerti bahwa Tuhan Yesus sangat mencintai Bait Allah yang menjadi tempat untuk berkomunikasi antara Tuhan dan umat-Nya. Namun Bait Allah tersebut tidak dapat dipulihkan lagi, sehingga Yesus menyatakan bahwa Diri-Nya adalah Bait Allah itu yang akan merombak Bait Allah yang lama itu melalui kematian dan kebangkitan-Nya.  

Dia adalah korban yang sejati itu, yang melalui kematian dan kebangkitan-Nya setiap orang yang percaya kepada-Nya dikuduskan sekali untuk selama-lamanya (Ibrani 10:10).  

Untuk itu di masa Prapaskah ini, mari kita renungkan kisah tentang penyucian Bait Allah ini dan merefleksikannya ke dalam hidup kita. Mari syukuri anugerah keselamatan yang telah dibayar lunas dengan darah Tuhan Yesus, sehingga kita yang seharusnya mati oleh dosa boleh menerima keselamatan dan kehidupan kekal.  

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang siapakah Tuhan Yesus Kristus atau seputar kehidupan kristen? Anda bisa menghubungi tim kami di Layanan Doa dan Konseling CBN dengan KLIK DISINI, kami dengan senang hati menjelaskannya.  

Sumber : Puji Astuti | Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami