Gereja Protestan Maluku Mempersembahkan Doa untuk Anak-Anak Palestina
Sumber: beritamujizat.com

News / 29 February 2024

Kalangan Sendiri

Gereja Protestan Maluku Mempersembahkan Doa untuk Anak-Anak Palestina

Claudia Jessica Official Writer
447

Komisi Anak dan Remaja dari Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) telah mengeluarkan seruan untuk mendoakan anak-anak yang menjadi korban di Palestina, dengan harapan mereka dapat hidup dalam damai dan merasakan kebahagiaan seperti anak-anak lainnya.

Seruan doa ini dilakukan dalam rangka peringatan Hari Doa Anak Sedunia (HDSA) yang diselenggarakan setiap tahun oleh Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).

“HDSA tahun ini diselenggarakan untuk Palestina. Kegiatan ibadah HDSA merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan di Jemaat GPM Rumah Tiga Ambon,” ucap Semy Papilaya, Ketua Komisi Anak dan Remaja Jemaat GPM Desa Rumah Tiga, di Ambon, pada hari Kamis.

Sebanyak 600 anak dari usia 3 hingga 15 tahun, bersama dengan para pengasuh, pembimbing, dan anggota komisi, turut serta dalam kegiatan ini. Mereka menyajikan pertunjukan sejarah, budaya, sumber daya alam, letak geografis, serta situasi saat ini di Palestina melalui sebuah parade.

“Dari kegiatan ini, kita tunjukkan kasih dan kepedulian kita di Palestina untuk sahabat-sahabat kita dalam Perayaan Hari Doa Sedunia anak,” ucapnya.

Menurut Semy, kepedulian terhadap Palestina akan terus diwujudkan melalui penggalangan dana melalui program kemanusiaan yang dijalankan oleh Jemaat GPM.

“Tentunya kami akan melibatkan anak-anak. Setidaknya melalui doa dan tindakan nyata, kita dapat memberikan harapan dan perubahan positif bagi anak-anak yang membutuhkan di seluruh dunia, termasuk di Palestina,” tambahnya.

Dalam momen doa bersama ini, anak-anak membuat atribut bendera Palestina sendiri dan mengenakan pakaian yang seragam dengan warna bendera Palestina. Anak-anak dari Sekolah Minggu juga menampilkan tarian Dabke, tarian khas Palestina, dan mengikuti parade sambil membawa berbagai ornamen khas Palestina seperti roti, anggur, semangka, jeruk, terong, pohon zaitun, kijang gazella, serta simbolisasi pasir, batu-bata, dan emas sebagai mata pencaharian utama di Palestina.

Selain itu, mereka juga memainkan Ukulele sambil menyanyikan lagu “Tuhan Cinta Semua Anak di Dunia"”

Atmosfir ibadah dipenuhi dengan pesan damai yang diungkapkan melalui tema parade “Kasih Membawa Damai”. Anak-anak diajarkan untuk saling mengasihi di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat secara umum, sehingga tercipta kedamaian bagi semua pihak.

Sumber : antaranews
Halaman :
1

Ikuti Kami