Viral Remaja Lakukan Bullying Disekolah, Ini Peran Penting Gereja Untuk Tolong Mereka
Sumber: Jawaban

Kata Alkitab / 23 February 2024

Kalangan Sendiri

Viral Remaja Lakukan Bullying Disekolah, Ini Peran Penting Gereja Untuk Tolong Mereka

Puji Astuti Official Writer
1141

Beberapa waktu ini perhatian kita teralih dari hiruk pikuk Pemilu kepada kasus bullying atau perundungan yang dilakukan oleh sekelompok remaja dari sebuah sekolah di wilayah Serpong. Banyak orang bertanya mengapa hal tersebut bisa terjadi, namun faktanya masa remaja adalah masa-masa dimana seorang anak mengalami gejolak emosi. Bahkan diri mereka sendiri tidak bisa mengerti dan mengungkapkannya.  

Mengapa remaja mengalami berbagai gejolak emosi? 

Mengalami Pubertas 

Masa remaja adalah saat anak mengalami perubahan hormon dan fisik. Kondisi tersebut mempengaruh emosi anak remaja, mereka kadang juga tidak bisa mengungkapkan apa yang sedang dirasakannya. Cara yang mereka tahu untuk mengatasinya adalah melampiaskan emosi tersebut, itulah sebabnya emosi anak remaja sering meledak-ledak yang kadang dilampiaskan dengan cara yang negatif seperti perkelahian, tawuran atau bahkan melakukan bullying.  

Masih Dalam Pertumbuhan  

Bagian otak yang bertanggung jawab atas pengaturan emosi, prefrontal cortex, masih dalam proses pengembangan. Ini bisa membuat remaja lebih reaktif secara emosional, karena pada dasarnya kemampuan otak dalam mengatur emosi belum mencapai pertumbuhan dimana mereka bisa membuat keputusan yang benar.  

Masih Mencari Identitasnya 

Dalam pencarian akan identitas diri, anak remaja sangat peduli dengan pendapat orang lain tentang diri mereka. Tak jarang dalam proses ini mereka berusaha mendapatkan penerimaan dari orang sekitar, teman sebaya dan orangtua mereka dengan berbagai cara.  

Tekanan Teman Sebaya 

Salah satu tekanan terbesar bagi anak remaja datang dari teman sebaya mereka. Keinginan untuk diterima di akui oleh teman-temannya sangat kuat. Untuk itu kondisi di sekolah, lingkungan sekitar dan juga pencapaian mereka baik dalam bidang akademis maupun hal lain mempengaruhi emosi mereka.  

Peran Gereja Dalam Menolong Anak Remaja

Namun tahukah Anda bahwa bimbingan kerohanian dapat menjadi salah satu cara membantu anak-anak remaja tersebut melewati masa-masa tersulit dalam kehidupan mereka?  

Beberapa penelitian dan journal Kristen menyatakan bahwa mentoring rohani kepada anak remaja membantu mereka mengatasi masalah kesehatan mental, meningkatkan rasa percaya diri anak remaja, membentuk karakter yang lebih baik dan bertumbuh dalam iman mereka.  

Selain itu remaja dan pemuda yang aktif terlibat dalam mentoring di gereja percaya bahwa mereka bisa lebih berhasil dalam studinya dan tidak mudah dipengaruhi oleh tekanan teman sebaya mereka.  

Sekalipun remaja tidak merasa sebagai anak, namun dimata hukum dan keluarga mereka adalah anak yang masih perlu di asuh dan di arahkan. Tuhan Yesus memandang sangat penting memuridkan anak-anak. Ia memerintahkan untuk menyambut anak-anak seperti kita menyambut Tuhan sendiri (Matius 18:5) dan Ia tidak menginginkan seorang anak pun di sesatkan (Matius 18:6). Untuk itu sebagai gereja dan orang percaya, memuridkan anak dan remaja adalah bagian dari melaksanakan Amanat Agung yang harus dilakukan.  

Penting untuk diingat bahwa pendekatan kerohanian harus disesuaikan dengan kebutuhan individu remaja dan dilakukan dengan cara yang menghormati pilihan pribadi mereka. 

BACA JUGA:

5 Cara Membantu Anak Remaja Temukan Minat dan Bakat Mereka

Jangan Tunggu Anak Jadi Korban! Ini 5 Cara Antisipasi Hindarkan Anak Dari Bullying

Cara Kreatif Mentoring Anak Remaja

Jika remaja tidak tertarik dengan kegiatan kerohanian, maka orangtua dan gereja harus melakukannya dengan cara yang kreatif yang dapat menarik minat dan perhatian para remaja tersebut. Berikut adalah beberapa contoh yang bisa dilakukan oleh gereja.   

1. Menghadirkan kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakat.  

Sebagai contoh dengan menghadirkan beberapa kegiatan olahraga atau hobi yang sesuai dengan minat bakat mereka. Mungkin dengan membuat klub sepakbola atau bulu tangkis, menari baik tarian tradisional ataupun kontemporer, membuat klub content kreator dengan mengajar mereka membuat video atau fotografi. Semua itu bisa dilakukan dan disesuaikan dengan sumber daya yang ada di gereja.   

Dengan cara tersebut remaja bukan hanya meningkatkan ketrampilan mereka, namun juga membaur dalam sebuah komunitas yang positif.  

2. Menghadirkan role model.  

Anak remaja sangat dekat dengan tokoh idola mereka. Menghadirkan role model tidak selalu harus artis, namun juga dengan sosok kakak atau mentor yang mereka bisa teladani dalam kehidupan mereka.  

3. Melibatkan anak remaja dalam kegiatan sosial.  

Sebagai remaja, mereka merasa bukan lagi anak-anak dan sudah bisa diberi tanggung jawab. Salah satunya adalah dengan belajar berorganisasi, melakukan kegiatan sosial, dan terjun langsung ke masyarakat. Hal tersebut akan membantu mereka mengembangkan empati dan juga rasa percaya diri mereka.  

4. Dorong keluarga untuk memberikan cinta dan dukungan.  

Sekalipun para remaja tersebut bisa merasakan cinta dan dukungan dari komunitas dan para mentor mereka, namun tetap yang paling mereka harapkan adalah dukungan dan cinta tanpa syarat dari orangtua dan keluarga mereka.  

Untuk itu dalam proses mentoring remaja, gereja tidak bisa lepas dari peran orangtua. Menghadirkan dan melibatkan orangtua dalam proses ini akan memperkuat dampak pertumbuhan terhadap anak-anak remaja tersebut.  

Untuk Anda yang saat ini terlibat dalam pelayanan pemuda dan remaja di gereja, kami tahu bahwa tantangan yang Anda hadapi saat ini tidaklah mudah. Karena gereja harus berhadapan dengan pengaruh media, internet dan budaya global yang sedang berusaha merebut perhatian anak dan remaja saat ini.  

Walau demikian kita percaya bahwa Tuhan telah menyediakan segala sumber daya yang kita butuhkan sebagai gereja dan tubuh Kristus dalam mengemban Amanat Agung. Untuk memberitakan kabar baik dan memuridkan, termasuk menjangkau anak dan remaja di Indonesia. Mari pelayanan anak dan remaja, semangat terus dan bergandeng bersama untuk melayani generasi. Tuhan memberkati.  

Halaman :
1

Ikuti Kami