Apa Kata Alkitab Tentang Sex Sebelum Menikah?
Sumber: canva.com

Kata Alkitab / 18 February 2024

Kalangan Sendiri

Apa Kata Alkitab Tentang Sex Sebelum Menikah?

Claudia Jessica Official Writer
1401

Alkitab dengan tegas mengecam segala bentuk dosa seksual, termasuk perzinahan (hubungan seks di luar pernikahan antara individu yang sudah menikah dengan orang lain selain pasangan mereka) (Amsal 6:32; 1 Korintus 6:18; Ibrani 13:4) dan percabulan (amoralitas seksual secara umum) (Matius 15:19; Roma 1:29; 1 Korintus 5:1). Seks sebelum menikah atau seks pra nikah, memang tidak pernah dilarang secara gamblang, namun praktik ini termasuk dalam cakupan percabulan.

Alkitab menekankan bahwa seks sebelum menikah dianggap sebagai tindakan yang tidak bermoral dalam beberapa konteks. Salah satunya tertulis jelas dalam 1 Korintus 7:2, yang menekankan pentingnya pernikahan untuk mencegah terjadinya percabulang, “Tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri.”

 

BACA JUGA: Dosa Gak Sih Seks Pra-Nikah? 9 Ayat Alkitab Ini Kasih Jawabannya…

 

Dalam ayat ini, dijelaskan bahwa pernikahan disajikan sebagai solusi terhadap percabulan. Hubungan seksual yang sah dalam pernikahan dianjurkan, sementara segala bentuk perilaku seksual di luar itu dianggap tidak bermoral. Untuk itulah praktik ini disebut sebagai seks pranikah atau seks sebelum menikah.

Ayat lain yang menegaskan pandangan ini terdapat dalam Ibrani 13:4, yang menekankan pentingnya menjaga kesucian ranjang perkawinan, “Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.”

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa pernikahan dianggap suci, sementara segala bentuk hubungan seksual di luar itu dianggap melanggar norma moral dan mendatangkan hukuman dari Tuhan.

 

BACA JUGA: Fenomena Hubungan Seks Pranikah di Kalangan Remaja

 

Berdasarkan pada ayat-ayat ini, dapat dikatakan bahwa seks sebelum menikah merupakan tindakan yang tidak bermoral. Semua ayat yang mengutuk percabulan secara umum juga mencakup seks sebelum menikah. Termasuk firman Tuhan lainnya dalam Kisah Para Rasul 15:20; 1 Korintus 5:1; 6:13, 18; 10:8; 2 Korintus 12:21; Galatia 5:19; Efesus 5:3; Kolose 3:5; 1 Tesalonika 4:3; Yudas 1:7; dan Wahyu 21:8.

Tuhan menciptakan seks sebagai bagian dari pernikahan, dan Alkitab menghargai pernikahan itu sendiri. Salah satu cara untuk menghormati pernikahan adalah dengan menaati larangan terhadap hubungan seks sebelum menikah. Ketika pasangan belum menikah melakukan hubungan seksual, mereka tidak hanya menghina anugerah seksual yang diberikan oleh Allah, tetapi juga melanggar kesepakatan sakral yang menandai pernikahan.

Sebelum menikah, pasangan tidak terikat secara resmi, dan mereka tidak membuat komitmen serius; tanpa ikatan pernikahan, mereka tidak memiliki hak untuk menikmati semua manfaat yang dijanjikan dalam ikrar pernikahan.

Seks dalam konteks pernikahan memang memberikan kesenangan, dan itulah rancangan Tuhan. Dia menghendaki pria dan wanita menikmati hubungan seksual dalam batasan yang ditetapkan oleh pernikahan. Kidung Agung 4 dan beberapa bagian lain dari Alkitab, seperti Amsal 5:19, menggambarkan keindahan dan kenikmatan seksual.

 

BACA JUGA: Seks Pranikah Pengaruhi Kepuasan Hubungan Suami Istri?

 

Namun, tujuan utama Tuhan terhadap seks adalah untuk menciptakan kehidupan baru. Oleh karena itu, melakukan hubungan seks sebelum menikah merupakan tindakan yang bertentangan dengan rencana Tuhan.

Jika manusia taat pada Firman Tuhan untuk tidak melakukan hubungan seks sebelum nikah, maka akan angka penularan seksual akan menjadi lebih sedikit, demikian juga dengan aborsi, serta ibu yang tidak menikah dengan kehamilan yang tidak diinginkan juga akan menjadi lebih sedikit. Anak yang tumbuh tanpa kedua orang tua dalam kehidupan mereka pun tidak akan meningkat terus setiap tahunnya.

Satu-satunya bentuk hubungan seksual yang diizinkan oleh Tuhan adalah seks antara suami dan istri sah.

Sumber : gotquestions.org
Halaman :
1

Ikuti Kami