Ibu Bekerja, Anak Dititip Siapa? Jangan Sampai Salah Titip...
Sumber: Canva.com

Parenting / 16 February 2024

Kalangan Sendiri

Ibu Bekerja, Anak Dititip Siapa? Jangan Sampai Salah Titip...

Aprita L Ekanaru Official Writer
394

Kasus kematian tragis, anak berusia 6 tahun yang ditemukan tewas di kolam renang bersama pria yang diketahui kekasih dari ibunya, belum lama kasus tersebut menggemparkan publik. Menurut informasi, ibu korban tengah syuting sehingga menitipkan anaknya pada sang kekasih. Namun tak disangka, ternyata kejadian buruk menimpa anak semata wayangnya itu.

Kejadian tersebut kembali membuka luka lama tentang dilema ibu bekerja: Kepada siapa anak dititipkan saat ibu harus bekerja?

Ada beberapa pilihan yang bisa Anda pertimbangkan untuk menitipkan anak saat ibu bekerja, seperti:

1. Menitipkan anak kepada keluarga dekat, seperti nenek, kakek, atau bibi. 

Keuntungan dari pilihan ini adalah Anda bisa lebih tenang karena anak Anda berada di tangan orang yang Anda percayai dan mencintainya. Selain itu, anak Anda juga bisa merasakan kasih sayang dari keluarga besar. 

Namun, Anda juga harus memperhatikan kondisi dan kemampuan keluarga Anda, apakah mereka sanggup dan mau mengasuh anak Anda dengan baik. Anda juga harus tetap berkomunikasi dan memberi penghargaan kepada mereka atas bantuannya.

2. Menitipkan anak ke daycare atau penitipan anak.

Keuntungan dari pilihan ini adalah Anda bisa lebih fleksibel dalam mengatur waktu kerja dan penjemputan anak. Anak Anda juga bisa berinteraksi dengan anak-anak lain dan belajar hal-hal baru di daycare.

Namun, Anda juga harus memilih daycare yang berkualitas dan profesional, yang bisa memberikan perawatan, pendidikan, dan keamanan yang baik untuk anak Anda. Anda juga harus memastikan bahwa anak Anda sehat dan tidak terpapar penyakit yang mungkin ada di daycare.

3. Menyewa asisten rumah tangga atau pengasuh anak.

Keuntungan dari pilihan ini adalah Anda bisa lebih nyaman karena anak Anda berada di rumah Anda sendiri, dan Anda bisa mengawasinya secara langsung. Anda juga bisa menyesuaikan kebutuhan dan preferensi Anda dengan asisten rumah tangga atau pengasuh anak yang Anda sewa.

Namun, Anda juga harus berhati-hati dalam memilih dan mempekerjakan asisten rumah tangga atau pengasuh anak yang bisa dipercaya, bertanggung jawab, dan memiliki keterampilan yang baik dalam mengasuh anak. Anda juga harus memberikan gaji dan perlakuan yang layak kepada mereka.

Apapun pilihan yang Anda ambil, yang terpenting adalah Anda harus selalu memberikan perhatian, kasih sayang, dan kualitas waktu yang cukup kepada anak Anda. Jangan biarkan pekerjaan Anda mengurangi hubungan Anda dengan anak Anda.

Anda juga harus berkomunikasi dengan pasangan Anda dan mendapatkan dukungan dari mereka dalam mengurus anak. Ingatlah bahwa Anda bukan ibu yang buruk karena bekerja, tetapi Anda adalah ibu yang hebat karena bisa melakukan banyak hal untuk keluarga Anda. 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami