Orang Tua Waspada! Diabetes Banyak Dialami Anak dan Remaja Karena Hal Ini
Sumber: Jawaban Channel

Health / 9 February 2024

Kalangan Sendiri

Orang Tua Waspada! Diabetes Banyak Dialami Anak dan Remaja Karena Hal Ini

Puji Astuti Official Writer
966

Tahukah Anda bahwa penderita diabetes atau penyakit gula dikalangan anak dan remaja semakin meningkat. Menurut Goodstat.com, penderita diabetes tipe 1 dikalangan anak dan remaja meningkat 70 kali lipat selama tahun 2010 hingga 2023.

Hampir 90 Persen Kasus Diabetes di Indonesia adalah Tipe 2

Penderita diabetes Tipe 1 hanyalah 10 persen dari total penderita diabetes di Indonesia yang mencapai 41.8 ribu orang pada tahun 2022. Secara keseluruhan, penderita diabetes dibawah usia 20 tahun mencapai 13 ribuan orang.  

Secara penyebab, diabetes tipe 1 karena masalah genetika, dan juga auto imun, sedangkan diabetes tipe 2 lebih disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat, konsumsi makanan tinggi gula, kurangnya aktivitas fisik dan biasaan merokok. Jadi bisa dikatakan bahwa diabetes tipe dua disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat.  

Saat ini perubahan pola makan yang semakin mengarah pada konsumsi karbohidrat berlebihan. Meskipun sudah banyak penelitian yang menunjukkan dampak negatif karbohidrat terhadap kesehatan, mayoritas masih menganggapnya sebagai sumber nutrisi penting. Namun, glukosa yang dihasilkan dari karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula darah dan memicu resistensi insulin, yang pada akhirnya meningkatkan risiko diabetes. 

Menurut data dari lembaga riset pasar Euromonitor International, konsumsi minuman berpemanis rata-rata mencapai 91,9 liter per tahun pada tahun 2018, meningkat dari 84 liter per tahun lima tahun sebelumnya. Fakta ini menunjukkan bahwa konsumsi gula dalam bentuk minuman juga turut berperan dalam meningkatnya kasus diabetes. 

Gereja Belum Bersuara Tentang Bahaya Gula 

Menurut Mark McClendon, gereja juga harus berani bersuara untuk masalah pola hidup tidak sehat yang menyebabkan maraknya diabetes dan obesitas ini. Sebab makan karbohidrat berlebihan sama buruknya seperti merokok.   

“Ini bukan masalah sepele, ini adalah tentang masa depan anak-anak kita,” ungkap Mark McClendon. "Saat gereja mengecam rokok dan alkohol sebagai yang merusak Bait Suci ini, yaitu tubuh kita, namun gereja yang sama biasanya bisu terhadap yang lebih mematikan dan lebih toksik yaitu, gula dan tsunami karbohidrat.” 

TONTON VIDEONYA :

Mengapa Indonesia Marak Diabetes? 

Lalu apa penyebab maraknya penderita diabetes di Indonesia dan hal apa yang harus dilakukan sebagai orang Kristen dan juga orangtua?  Hal ini dijawab dalam perbincangan bersama dengan dr.Sepriani Limbong, seorang Nutrition Scientist dalam interview dengan Cahaya Bagi Negeri. 

“Dulu kita tahunya itu musuh kita adalah lemak,  jadi kita berlomba-lomba makan sesedikit mungkin lemak. Tetapi ternyata research terus berkembang dan ditemukan bahwa ternyata gula itu juga salah satu pemeran penting di dalam terjadinya perkembangan berbagai macam penyakit, terutama penyakit-penyakit tidak menular  seperti diabetes, obesitas dan darah tinggi/hipertensi,” ungkap dr.Sepriana dalam interview bersama Mark McClendon.  

Menjawab bagaimana diabetes saat ini seperti mewabah di Indonesia ini, dr.Sepri menerangkan bahwa hal ini karena mulai terjadinya perubahan pola hidup dalam masyarakat. Hal ini bermula dari diet tinggi gula di masyarakat barat yang secara pelan-pelan mulai diikuti oleh negara-negara berkembang.  

“Sehingga akhirnya berdampak kepada status gizi orang-orang yang ada di negara berkembang termasuk di Indonesia. Kalau dulu mungkin lebih banyak orang-orang yang berat badannya kurang, tapi sekarang kita sudah mulai lihat nih sekitar kita kalau misalnya kita pergi naik transportasi umum atau pergi ke mana gitu ya kita intip aja nih sekeliling gitu ya mungkin tuh tujuh dari 10 orang mengalami overweight dan obesitas,” demikian tambahnya.  

Menurut dr.Sepriana peran orangtua dalam pencegahan dan melindungi anak dari diabetes menjadi sangat penting. Sebab orangtua memegang peranan penting dalam membangun pola hidup dan pola makan anak mulai dari kecil hingga mereka tumbuh dewasa.  

Penting bagi orangtua untuk memperhatikan pola makan dan cara hidup anak-anak mereka, bahkan mereka yang sudah memasuki remaja. Karena tidak pernah ada kata terlambat untuk menolong anak-anak kita. Hal ini berkaitan dengan nyawa dan masa depan mereka. Sebab korban jiwa karena masalah obesitas dan diabetes di kalangan anak-anak muda semakin banyak.  

Sumber : Jawaban Channel
Halaman :
1

Ikuti Kami