Imlek 2024, Jembatan Membangun Persaudaraan Antar Umat Beragama
Sumber: Merdeka.com

News / 26 January 2024

Kalangan Sendiri

Imlek 2024, Jembatan Membangun Persaudaraan Antar Umat Beragama

Puji Astuti Official Writer
1334

Imlek 2024 atau Tahun Baru bagi masyarakat Tionghoa adalah perayaan tahun baru yang jatuh pada tanggal 1 bulan 1 dalam kalender lunar. Imlek merupakan salah satu perayaan budaya terbesar di dunia, yang diikuti oleh lebih dari satu miliar orang di berbagai negara. Imlek juga menjadi momen untuk mempererat hubungan keluarga, sahabat, dan juga toleransi antar umat beragama. 

Di Indonesia, Imlek telah menjadi bagian dari keberagaman budaya dan keagamaan yang kaya dan harmonis. Sejak tahun 2002, Imlek ditetapkan sebagai hari libur nasional, yang menunjukkan pengakuan dan penghormatan terhadap warisan budaya Tionghoa di tanah air.  

Imlek juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan toleransi antar umat beragama, yang merupakan salah satu pilar keutuhan bangsa. 

Berikut adalah beberapa cara untuk memupuk toleransi melalui perayaan Imlek 2024: 

- Mengucapkan selamat kepada orang Tionghoa yang merayakan Imlek dengan ucapan "Gong Xi Fa Cai" atau "Selamat Tahun Baru Imlek". Ucapan selamat tersebut menunjukkan rasa hormat dan simpati terhadap perayaan mereka, serta harapan agar mereka mendapatkan keberuntungan dan kebahagiaan di tahun baru. 

- Memberikan angpao atau amplop merah yang berisi uang sebagai simbol keberuntungan dan harapan baik kepada orang Tionghoa yang merayakan Imlek. Angpao biasanya diberikan oleh orang tua kepada anak-anak atau oleh orang yang sudah menikah kepada orang yang belum menikah. Namun, angpao juga bisa diberikan kepada orang lain yang bukan keluarga atau kerabat dekat, sebagai bentuk kepedulian dan kebaikan hati. 

- Mempelajari dan menghargai budaya dan nilai-nilai yang dipegang oleh mereka yang merayakan imlek. Hal ini akan membuat kita semakin kaya akan kebijaksanaan dan bahkan akan membantu kita dalam membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat Tionghoa.  

- Mengundang atau menerima undangan dari orang Tionghoa yang merayakan Imlek untuk bersantap bersama. Santap bersama adalah salah satu cara untuk mempererat hubungan sosial dan saling mengenal lebih dekat. Santap bersama juga bisa menjadi ajang untuk bertukar cerita, pengalaman, atau pengetahuan tentang perayaan Imlek dan budaya Tionghoa. 

- Menyaksikan atau ikut berpartisipasi dalam acara-acara khas Imlek, seperti pawai, festival, konser, pameran. Acara-acara ini biasanya diselenggarakan oleh komunitas Tionghoa atau pemerintah setempat untuk meramaikan perayaan Imlek dan menarik minat masyarakat luas. Menyaksikan atau ikut berpartisipasi dalam acara-acara ini menunjukkan rasa tertarik dan terbuka terhadap budaya orang lain, serta kesenangan dan kegembiraan dalam berbagi momen spesial.  

Perayaan Imlek di Indonesia menunjukkan bahwa perbedaan budaya dan agama bukanlah halangan untuk hidup rukun dan damai. Justru sebaliknya, perbedaan tersebut menjadi sumber kekayaan dan keindahan yang patut disyukuri dan dilestarikan. Dengan membangun persaudaraan antar umat beragama, kita dapat menjaga kerukunan dan kesatuan bangsa, serta mewujudkan cita-cita luhur Pancasila.

----------------------------------

Ini adalah kesempatan istimewa untukmu beri angpao untuk anak-anak kurang beruntung di pelosok IndonesiaSaat ini, CBN telah membantu 79 komunitas dengan menyediakan layanan PAUD, memberikan bantuan modal usaha kepada orangtua anak, dan mendirikan sanggar belajar School Of Life yang memberikan manfaat bagi 3.720 anak. Ini dilakukan khususnya di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal di Indonesia.  Mari dukung CBN untuk mengubah kehidupan ribuan anak Indonesia, KLIK DISINI UNTUK DONASI.

 

Sumber : Puji Astuti | Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami