7 Cara Orangtua Menjawab Pertanyaan Sulit Tentang Tuhan
Sumber: Canva

Parenting / 5 December 2023

Kalangan Sendiri

7 Cara Orangtua Menjawab Pertanyaan Sulit Tentang Tuhan

Puji Astuti Official Writer
564

"Ma, Tuhan itu seperti apa?” 

Atau, “Pa, Tuhan itu ada dimana?” 

Secara alamiah anak-anak adalah pribadi yang penuh rasa ingin tahu. Mereka akan menanyakan berbagai pertanyaan, yang kadang membuat orangtua sering kebingungan bagaimana menjawabannya. Sebagai orangtua, kita sering dihadapkan pada tantangan mengajarkan nilai-nilai spiritual kepada anak-anak kita.  Namun, sebagai orangtua yang ingin anak-anak kita bertumbuh dalam iman mereka,  kita memiliki tanggung jawab untuk memberikan jawaban yang sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.  

Dan jika Anda sering merasa kewalahan menjawab pertanyaan buah hati Anda, ingatlah bahwa  Anda tidak sendirian. Ada jutaan orangtua yang juga mengalaminya. Jadi mari bersama kita belajar untuk menolong anak-anak kita mengenal Tuhan.  

1. Mendorong Anak-anak untuk Bertanya 

Sebagai orangtua, kita perlu menciptakan lingkungan yang membuat anak merasa nyaman untuk mengajuka pertanyaan apapun. Karena dorongan alami mereka untuk memahami Tuhan dan iman, mereka mungkin mengajukan pertanyaan yang sulit. Penting untuk merespons dengan penuh perhatian dan memberikan dorongan positif untuk terus bertanya. 

Yesus sendiri meneladankan keterbukaan terhadap anak-anak (Markus 10:14), bahkan Ia mengajarkan kita untuk menjadi seperti anak-anak dalam iman (Matius 18:3). Oleh karena itu, jadikan saat mereka mengajukan pertanyaan sebagai peluang untuk memperdalam iman mereka dan memandu mereka ke dalam pemahaman yang lebih baik tentang Tuhan. 

 2. Berbicara dengan Bahasa yang Dapat Mereka Mengerti 

Ketika kita merespons pertanyaan anak-anak tentang Tuhan, penting untuk berbicara dengan bahasa yang sesuai dengan usia dan tingkat kematangan mereka. Kita dapat menyederhanakan konsep-konsep teologis yang kompleks agar sesuai dengan pemahaman mereka.  

Sebagai contoh, ketika menjawab pertanyaan tentang seperti apa Tuhan itu, kita dapat merujuk pada 1 Yohanes 4:12 yang menyatakan bahwa kita dapat mengenal seperti apa Tuhan itu melalui sosok Tuhan Yesus Kristus. Selain itu, kita dapat mengenal siapa Tuhan dengan bercermin, karena kita diciptakan serupa dan segambar dengan Allah.   

3. Jujur Mengenai Ketidakpahaman Kita 

Banyak orangtua merasa tertekan ketika mereka tidak tahu jawaban atas pertanyaan rumit anak-anak mereka. Tapi jangan memarahi mereka atau bahkan melarang mereka bertanya. Namun, justru di situlah kita dapat memberikan contoh kerendahan hati dan kejujuran. Katakan kepada anak-anak bahwa kita tidak selalu tahu jawaban untuk semua pertanyaan, tetapi kita bersedia mencari jawaban bersama-sama. Kejujuran ini juga dapat mengajarkan anak-anak untuk menjadi terbuka terhadap proses pencarian kebenaran. 

 4. Menggunakan Alkitab Untuk Belajar Bersama 

Dalam menjawab pertanyaan anak-anak, gunakanlah Alkitab sebagai sumber jawaban tentang Tuhan dan iman Kristen. Ajak mereka untuk membaca bersama-sama dan mencari jawaban dalam Kitab Suci. Ini tidak hanya memperdalam pemahaman anak-anak tentang Tuhan tetapi juga mengajarkan mereka untuk mempercayai dan meresapi Firman Tuhan. 

Anda bisa menerangkan pada buah hati Anda, bahwa Alkitab adalah sumber jawaban untuk semua pertanyaan dalam hidup ini, seperti yang dinyatakan dalam Mazmur 119:105, “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” 

5. Doa untuk Pemahaman Rohani 

Penting untuk diingat bahwa untuk bisa memahami kebenaran Firman Tuhan kita perlu bimbingan Roh Kudus, jadi ajarkan kepada anak-anak pentingnya berdoa untuk meminta Roh Kudus menolong mereka mengerti firman Tuhan. Seiring dengan pengajaran dan penjelasan kita, marilah kita berdoa agar mata rohani mereka dibuka (Efesus 1:18). Doa dapat menjadi kekuatan yang mendorong pemahaman spiritual anak-anak dan membantu mereka mengalami perjumpaan dengan Tuhan sekalipun usia mereka masih sangat muda. 

6. Memberikan Pemahaman Tentang Sifat Tuhan 

Saat menjawab pertanyaan tentang sifat Tuhan, kita dapat merujuk pada berbagai ayat yang memberikan gambaran tentang-Nya. Misalnya, ketika anak bertanya,Salah satunya adalah tentang bagaimana  Tuhan adalah pribadi yang penuh kasih, dan kita sebagai anak Tuhan harus memiliki sifat-Nya yang penuh kasih (1 Yohanes 4:8). Jelaskan pula bahwa kasih Tuhan itu dinyatakan dalam tindakan nyata dengan mati di kayu salib untuk menebus hidupnya. 

7. Menjelaskan Konsep Ketidakberkesudahan Tuhan 

Pertanyaan seperti, "Siapa yang menciptakan Tuhan?" bisa dijawab dengan penjelasan bahwa Tuhan tidak diciptakan oleh siapa pun karena Dia adalah yang "Awal dan Akhir" (Wahyu 1:8). Menggunakan ayat-ayat ini dapat membantu anak-anak memahami bahwa Tuhan adalah kekal dan tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. 

Dalam menghadapi pertanyaan sulit anak-anak tentang Tuhan, kita sebagai orangtua perlu ingat bahwa proses ini adalah bagian dari perkembangan spiritual mereka. Dengan mendukung mereka secara positif, menggunakan ajarkan anak mencintai  Firman Tuhan, dan menjawab dengan penuh kejujuran dan kebijaksanaan, kita berdoa mereka bisa bertumbuh dalam iman dan menjadi pribadi yang takut akan Tuhan ketika dewasa nanti.  

Untuk Anda para Papa dan Mama hebat yang ingin mengajarkan anak tentang makna Natal dan memiliki waktu spesial bersama buah hatimu, Anda bisa mendapatkan Ebook 5 Menit Renungan Natal Bersama Superbook. Ebook Renungan ini gratis, caranya mintalah kepada tim Call Center CBN  melalui link ini : https://bit.ly/5menitrenungannatalsuperbook   .  

 

Renungan natal superbook

 

Sumber : Puji Astuti / Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami