Perhatikan! Pola Didik Seperti Ini Bikin Anak Jadi Keras Kepala
Sumber: canva.com

Parenting / 6 October 2023

Kalangan Sendiri

Perhatikan! Pola Didik Seperti Ini Bikin Anak Jadi Keras Kepala

Claudia Jessica Official Writer
983

Dalam perjalanan membesarkan anak, seringkali orangtua dihadapkan pada tantangan yang membingungkan ketika anak mulai menunjukkan tanda-tanda pemberontakan.

Pemberontakan anak dapat mengacu pada berbagai perilaku yang melibatkan ketidakpatuhan, sikap yang sulit, atau bahkan perilaku agresif.

Namun, perlu dicatat bahwa perilaku pemberontakan anak tidak selalu muncul secara tiba-tiba atau tanpa alasan. Terdapat beberapa kesalahan dalam pengasuhan yang dapat menjadi penyebabnya. Mari kita lihat empat kesalahan umum pola asuh orang tua beserta solusi untuk mengatasi masalah ini.

Kesalahan Pertama: Anak Sering Dibentak

Seringkali, orangtua yang merasa frustasi atau kesal dengan perilaku anak sehingga secara sadar atau tidak telah membentak anak sebagai bentuk ekspresi ketidakpuasan mereka. Membentak anak dapat menyebabkan rasa takut dan perasaan rendah diri. Anak mungkin mengembangkan perasaan marah dan menolak berkomunikasi dengan orangtua.

 

BACA JUGA: Karena Game Mempengaruhi Pertumbuhan Anak. Hindarilah 4 Karakteristik Game Ini Dari Anak!

 

Solusinya: Alih-alih membentak anak, cobalah untuk berkomunikasi dengan tenang. Dengarkan apa yang ingin anak sampaikan, dan berikan aturan yang jelas dengan konsekuensi yang konsisten jika peraturan dilanggar.

Kesalahan Kedua: Selalu Menuruti Permintaan Anak

Kesalahan kedua adalah perilaku orang tua yang selalu menuruti permintaan anak apapun alasannya, baik itu untuk membuat anak bahagia maupun menghindari konflik dengan anak. Anak mungkin menjadi pemberontak karena mereka tidak tahu batasan dan konsekuensi dari perilaku mereka. Tak menutup kemungkinan anak akan tumbuh dengan sikap egois demi mencapai keinginannya.

Solusi: Tentukan batasan yang jelas dalam pemberian izin dan bantu anak memahami bahwa mereka tidak selalu bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan. Ajarkan mereka nilai-nilai seperti kesabaran dan penghargaan terhadap pendapat orang lain.

 

BACA JUGA: 3 Cara Mudah yang Alkitabiah Dampingi Anak Kamu yang Sedang Cemas dan Takut!

 

Kesalahan Ketiga: Pola Asuh Otoriter

Pola asuh otoriter yang mencakup penggunaan kekuasaan dan kontrol yang berlebihan, dapat membuat anak merasa terkekang. Anak mungkin merasa frustasi dan berusaha melawan aturan secara terus-menerus.

Solusi: Cobalah untuk mengadopsi pola asuh yang lebih demokratis, di mana anak memiliki ruang untuk menyatakan pendapat mereka dan merasa dihargai. Diskusikan keputusan bersama-sama dan berikan mereka tanggung jawab yang sesuai dengan usia mereka.

Kesalahan Keempat: Anak Kurang Mendapat Perhatian

Kehidupan yang sibuk dan banyak tanggung jawab dapat membuat orangtua kurang memberikan perhatian yang cukup kepada anak. Anak mungkin mencari perhatian dengan perilaku negatif, seperti pemberontakan, agar mereka merasa diakui.

Solusi: Sediakan waktu khusus untuk anak Anda. Berikan mereka perhatian yang positif dan ajak mereka berbicara tentang perasaan dan pengalaman mereka. Tunjukkan bahwa Anda peduli dengan apa yang terjadi dalam hidup mereka.

 

BACA JUGA: Jangan Panik Kalau Anak Tantrum, Hadapi Dengan 7 Cara Pintar Ini Yuk Parents!

 

Untuk mengatasi anak pemberontakan, penting untuk mendekati mereka dengan kesabaran dan pemahaman. Menerima bahwa kesalahan orangtua adalah hal yang manusiawi, dan selalu ada peluang untuk memperbaikinya.

Berbicaralah dengan anak Anda secara terbuka dan berempati, dan selalu bersedia untuk mendengarkan. Dengan pendekatan yang positif dan solusi yang tepat, Anda dapat membantu anak Anda tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan penuh kasih.

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami