Kata-kata Adalah Obat
Kalangan Sendiri

Kata-kata Adalah Obat

Lori Official Writer
      2284

Ayat Renungan: 

Amsal 16: 24, “Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang.”

Amsal 18: 4, “Perkataan mulut orang adalah seperti air yang dalam, tetapi sumber hikmat adalah seperti batang air yang mengalir.”

 

Renungan pagi ini mengingatkan kita bahwa perkataan bisa membuat orang yang terluka menjadi sembuh dan bahkan orang yang putus harapan bisa kembali menemukan jalan keluar. Karena itulah perkataan menjadi sangat berkuasa dan diibaratkan seperti tetesan madu. 

Di Amsal 24: 13-14 disampaikan, “Anakku, makanlah madu, sebab itu baik; dan tetesan madu manis untuk langit-langit mulutmu. Ketahuilah, demikian hikmat untuk jiwamu: Jika engkau mendapatnya, maka ada masa depan, dan harapanmu tidak akan hilang.”

Pada waktu kita mengeluarkan kata-kata yang menyenangkan, maka hal itu bisa menjadi obat, kesembuhan dan kekuatan bagi orang lain. Jadi, untuk kita bisa mengucapkan perkataan yang menyenangkan Amsal 18: 4 memberi kita jawabannya bahwa saat seseorang memiliki perbendaharaan hati yang dipenuhi dengan firman Tuhan, dia mengisi hidupnya dengan firman Tuhan dan mengizinkan pengalaman-pengalaman hidup membentuknya menjadi kuat, maka hal itu bisa menjadi sumber hikmat. 

Orang-orang yang berpengalaman dalam hidupnya punya lebih banyak hikmat. Karena itu mereka akan lebih bijaksana dalam mengucapkan setiap perkataannya. Hari ini, mari terus mengisi hidup kita dengan firman Tuhan. Mari ingat pengalaman-pengalaman berharga yang kita alami dan menjadikannya sebagai sumber berkat dan kekuatan bagi orang lain. 

 

Action: Temukan satu orang yang paling ingin kamu sapa hari ini dan ucapkan kata-kata berkat atas dia.

Ayat Hafalan: Kolose 4: 6, “Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang."

 

Hak cipta @Maria Kaesmetan

Ikuti Kami