Fakta Alkitab: Bukit Moria, Lokasi Berdirinya Bait Allah yang Sekarang Menjadi Masjid
Sumber: jawaban.com

Fakta Alkitab / 15 June 2023

Kalangan Sendiri

Fakta Alkitab: Bukit Moria, Lokasi Berdirinya Bait Allah yang Sekarang Menjadi Masjid

Claudia Jessica Official Writer
2172

Ketegangan antara Israel dan Palestina bukanlah hal yang baru. Alasan yang menjadi pemicu dari konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina ini disebabkan oleh perihal agama. Umat muslim merasa dizalimi oleh pihak Israel saat mereka beribadah. Sebaliknya, Israel yang sebagian warganya adalah penganut agama Yahudi merasa tempat-tempat sucinya dikuasai oleh umat Muslim di sana.

Yerusalem menjadi tempat suci bagi tiga agama, yaitu Islam, Yahudi, dan Kristen. Mayoritas umat Yahudi sedang merindukan pembangunan Bait Suci ketiga atau tempat suci terbaru di Yerusalem. Kaum Yahudi mengklaim memiliki cukup bukti untuk menopang keyakinan mereka.

Tradisi Yahudi mengatakan bahwa tempat ini adalah tempat di mana Tuhan menciptakan Adam dari debu yang ada di sana. Dan di wilayah yang sekarang menjadi Masjid al-Aqsa itu, diyakini menjadi tempat Bait Suci atau dalam Bahasa Ibrani disebut Beit Hamikdash berdiri.

 

BACA JUGA: Israel dan Lebanon Sudah Sejak Zaman Alkitab

 

Bait Suci atau Beit Hamikdash yang pertama dibangun oleh Raja Salomo sebagai pengganti Kemah Suci yang didirikan oleh Musa. Pendirian Bait Suci membutuhkan waktu tujuh tahun (1 Raja-raja 6:38). Bait Suci pertama ini bertahan sampai 500 tahun hingga dihancurkan oleh Bangsa Babilonia pada tahun 586 SM.

Saat pembuangan Bangsa Yahudi ke Babilonia berakhir, mereka pulang kembali ke Tanah Perjanjian dipimpin oleh Zerubabel, orang-orang Yahudi akhirnya membangun kembali Bait Suci. Sejarawan menyebut Bait Suci Zerubabel dan menahbiskan kembali Bait Suci ini sekitar tahun 515 SM (Ezra 5-6).

Sekitar tahun 20 SM, Herodes membongkar dan membangun kembali Bait Suci Zerubabel tersebut, yang berdiri hingga sekitar tahun 20 SM saat Herodes membongkarnya dan membangun Bait Suci yang baru sebagai penggantinya. Sejarawan menyebut Bait Suci Zerubabel dan Herodes ini sebagai “Bait Suci Kedua”.

 

BACA JUGA: Desak Perdamaian di Tanah Suci, Paus Fransiskus : Kematian Anak-anak Tak Bisa Diterima

 

Bangsa Yahudi juga percaya bahwa lokasi berdirinya Masjid al-Aqsa ini berada di sebuah dataran tinggi yang disebut Gunung Moria oleh orang Yahudi. Orang Yahudi mempercayai bahwa Abraham pernah hendak mengorbankan Ishak, putranya di Gunung Moria.

Kini, lokasi tempat mengorbankan Ishak itu terdapat bangunan yang dikenal sebagai Dome of the Rock (atau dalam Bahasa Arab Kubah Shakhrah). Umat muslim meyakini Nabi Muhammad SAW miraj (naik ke langit) dengan menginjak sebuah batu yang ada di sana.

Yesus juga banyak bersinggungan dengan Bait Suci. Bahkan saat Yesus masih berumur dua belas tahun, Ia sudah berdiskusi dengan para tua-tua di Bait Suci (Lukas 2:41-52). Kemudian Iblis pernah mencobai-NYA di puncak bangunan Bait Suci untuk meminta Yesus terjun bebas ke tanah (Matius 4:5). Namun, pernyataan paling kontroversial tentang Bait Suci adalah saat Yesus menantang orang untuk meruntuhkan Bait Suci dan Ia bisa membangunnya dalam tiga hari (Yohanes 2:19-22). Dalam hal ini, Yesus sedang mengukuhkan diri bahwa Bait Suci itu adalah diri-Nya.

Bangunan Bait Suci akhirnya hancur. Pada tahun 66 M, orang Yahudi melakukan pemberontakan terhadap penjajah Romawi. Empat tahun kemudian, pada tanggal 4 Agustus 70 M, pasukan Romawi di bawah pimpinan Jenderal Titus memadamkan pemberontakan itu dan menghancurkan Bait Suci di Yerusalem.

 

BACA JUGA: [VIDEO] Fakta Alkitab: Mengenal Kota Suci Yerusalem yang Punya “Telinga Tuhan”

 

Khalifah Bani Umayyah mendirikan Masjid al-Aqsa di wilayah sekitar reruntuhan itu pada tahun 685. Ketika Perang Salib terjadi, salah satu kesatuan bernama Ksatria Templar berhasil menduduki tempat itu pada tahun 1119. Ksatria Templar menjadikannya sebagai markas utama dan mereka juga membangun gereja dan biara. Setelah kekalahan Tentara Salib pada tahun 1187, umat Muslim kembali mengambil alih kompleks Masjid al-Aqsa. Kekaisaran Ottoman menjadi pengendali Yerusalem pada tahun 1517, dan berbagai pembangunan lebih lanjut dilakukan sejak itu.

Umat beragama membutuhkan tempat beribadah karena tempat beribadah menjadi tempat mereka mengenal ajaran Tuhan dan juga tempat melakukan ritual keagamaan. Bahkan banyak umat beragama meyakini bahwa rumah ibadah adalah tempat suci di mana Tuhan hadir dan bertemu dengan umat-NYA. Jadi, bagaimana menurut pendapatmu? Apakah kamu punya pandangan sendiri tentang rumah ibadah?

Saksikan video Fakta Alkitab: Bukit Moria, Lokasi Berdirinya Bait Allah yang Sekarang Menjadi Masjid berikut ini:

Sumber : jawaban channel
Halaman :
1

Ikuti Kami