Kasih Tuhan yang Memulihkanku dari Kepahitan Masa Kecil
Sumber: Jawaban.com

Milenial / 8 June 2023

Kalangan Sendiri

Kasih Tuhan yang Memulihkanku dari Kepahitan Masa Kecil

Bella Tiurma Official Writer
1561

Willsen, seorang pemuda yang tumbuh dalam keluarga dengan tingkat emosi yang tinggi, terutama sang ayah. Ketika ada suatu hal yang tidak sesuai dengan keinginannya, ayahnya pun langsung mengamuk. Hal ini lah yang menjadi awal mula rasa dendam yang menumpuk hingga besar. Bahkan tak segan-segan Willsen sempat terbesit niatan untuk mencelakakan ayahnya. 

Kejadian-kejadian tidak mengenakan terus terjadi dalam kehidupan kecil Willsen, hingga ia tumbuh menjadi seorang dengan kepahitan di dalam dirinya. Sampai akhirnya setelah beranjak dewasa, tak ada komunikasi diantara WIllsen dan ayahnya. Bukan hanya tak mau bicara, WIllsen memiliki rasa tak ingin bertemu dan tak ada niat dalam dirinya untuk memaafkan ayahnya. 

Dengan segala cara Willsen mencari cara bagaimana mencari uang dengan cepat agar ia bisa keluar dari rumah itu. Sampai suatu ketika, ia memutuskan untuk menjadi bandar bola. Dari pekerjaannya itu, ia bisa membeli mobil dan tidak lagi berharap dari apa yang orangtuanya berikan padanya.

 

Baca Juga : Tuhan Hadir Untuk Orang Berdosa Sepertiku - Icha Ansyu

 

Hingga sampai akhirnya ia mengalami pencobaan, dimana ia terlilit hutang dan hampir seluruh aset yang dimiliki semuanya menghilang. Willsen pun merasa bingung dan hancur, hingga kedua orangtuanya mengetahui kondisi Willsen. Tanpa disangka orangtuanya mau membantu membayarkan sisa hutangnya. 

Willsen tak menyangka bahwa kedua orangtuanya mau membantu dan masih peduli dengannya. Namun, karena ia masih memiliki kepahitan di dalam dirinya yang membuat ia belum sepenuhnya memaafkan. Tetapi ada sebuah rasa sedikit demi sedikit ia melihat kebaikan ayahnya. 

Suatu ketika, ia diajak oleh kakaknya untuki bertemu dengan seorang teman bernama Edla. Mereka pun saat itu sering berkumpul bersama dan saling bercerita. Walaupun Willsen merupakan seorang yang tidak mudah terbuka, ia akhirnya menceritakan tentang hubungan dirinya dengan ayahnya. 

Sampai suatu waktu, Willsen teringat akan saran Edla pada dirinya yang memintanya untuk mengajak doa bersama keluarga. Sebuah hal yang pasti tanpa pikir panjang WIllsen akan tolak dan tidak mungkin bisa dilakukannya. Tetapi ada sebuah rasa kasih dalam hatinya yang begitu besar dan didukung dengan sebuah keinginan dirinya yang ingin ikut dan menyenangkan Tuhan, akhirnya ia pun mmemutuskan untuk mengajak keluarganya berdoa bersama. 

Ketika untuk pertama kalinya ia berdoa, tak ada kata yang keluar dari mulutnya. Hanya sebuah air mata yang keluar dengan derasnya. Semenjak hari itu, suatu hal yang tidak bisa dipercaya oleh dirinya bahwa setiap hari ia menjadi memiliki waktu untuk doa bersama dengan keluarganya selama kurang lebih satu tahun.

 

Baca Juga : Hutang Ratusan Juta Dapat Diatasi Jika Kita Mau Berserah Pada Tuhan – Fendi Law

 

Lalu apakah WIllsen akhirnya memaafkan ayahnya dan berdamai dengan dirinya? Dan bagaimana kasih Tuhan dapat memulihkan Willsen dari kepahitan hidupnya? 

Bagi anda yang belum menyaksikan atau ingin berbagi kesaksian ini, anda dapat langsung klik link Youtube Channel Solusi berikut. 

Kuasa dan mukjizat Tuhan dapat terjadi dimanapun, kapanpun, dan pada siapapun. Ketika Anda sedang dalam pergumulan yang membuat putus asa, kehidupan yang begitu pahit, bahkan saat Anda merasa sendiri. 

Jika kamu ingin menjadi salah satu pelayan Tuhan yang mau membantu sesama agar bisa menerima pertolongan kasih Tuhan dalam hidupnya. Anda bisa mendukung pelayanan kami di Solusi TV sebagai media kesaksian inspiratif dari orang-orang yang telah menerima pemulihan dan pertolongan Tuhan. Jika Anda ingin mendukung pelayanan kami, klik link dibawah ini.  

 

DUKUNG SOLUSI TV

Halaman :
1

Ikuti Kami