5 Tips yang Dapat Diperhatikan oleh Orang Tua untuk Mengatasi ADHD pada Anak
Sumber: canva.com

Relationship / 31 May 2023

Kalangan Sendiri

5 Tips yang Dapat Diperhatikan oleh Orang Tua untuk Mengatasi ADHD pada Anak

Wisnu Prianggani Contributor
1512

Tahukah orang tua, bahwa ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah gangguan neurodevelopmental yang ternyata dapat memengaruhi perhatian, impulsivitas, dan hiperaktivitas pada anak-anak juga. Ini adalah kondisi yang umum terjadi pada anak-anak dan dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk prestasi akademik, hubungan sosial, dan kesejahteraan emosional.

Anak-anak dengan ADHD cenderung memiliki kesulitan dalam memusatkan perhatian pada tugas atau aktivitas tertentu, sering kali terlihat tidak mendengarkan, mudah teralihkan, dan sulit untuk mengikuti petunjuk. Mereka juga dapat menunjukkan perilaku impulsif seperti menginterupsi orang lain, kesulitan menunggu giliran, dan bertindak tanpa memikirkan konsekuensi. Hiperaktivitas fisik juga sering terlihat, di mana anak cenderung gelisah, sulit untuk diam, dan memiliki tingkat aktivitas yang tinggi.

Penyebab pasti ADHD pada anak belum sepenuhnya dipahami, tetapi faktor genetik dan lingkungan diyakini berperan dalam perkembangannya. Perubahan dalam neurotransmitter otak, terutama dopamin dan norepinefrin, juga dikaitkan dengan kondisi ini. ADHD tidak disebabkan oleh faktor lingkungan seperti pola asuh atau diet anak.

Menangani ADHD pada anak bisa menjadi tantangan bagi orang tua, tetapi dengan strategi yang tepat, dapat membantu mengelola gejala ADHD dan meningkatkan kualitas hidup anak. Berikut ini adalah 5 tips yang dapat diperhatikan oleh orang tua untuk mengatasi ADHD pada anak:

1. Pujian dan Hadiah

Anak-anak dengan ADHD sering kali mendapatkan lebih banyak kritik daripada pujian, yang dapat berdampak pada harga diri mereka. Penting bagi orang tua untuk memberikan pujian dan hadiah ketika anak mengikuti aturan. Meskipun pada beberapa hari mungkin sulit untuk menemukan perilaku yang baik, usahakan memberikan pujian setidaknya lima kali lebih sering daripada mengkritik perilaku buruk. Hal ini akan membantu meningkatkan harga diri anak dan memperkuat perilaku yang diinginkan.

 

2. Petunjuk yang Jelas dan Efektif

Anak dengan ADHD seringkali memiliki kesulitan dalam memahami instruksi yang rumit. Oleh karena itu, orang tua perlu memberikan petunjuk yang jelas dan efektif. Mulailah dengan membuat kontak mata atau menyentuh lembut lengan atau bahu anak untuk menarik perhatiannya. Berikan langkah-langkah singkat dan perintah yang langsung pada tujuannya, hindari memberikan banyak arahan atau pernyataan yang membingungkan. Dengan memberikan instruksi yang sederhana dan langsung, anak akan lebih mudah memahami dan mengikutinya.

 

3. Kebiasaan Sehat

Kebiasaan sehat dapat membantu mengurangi gejala ADHD pada anak. Pastikan anak mengonsumsi obat sesuai dengan rekomendasi dokter. Jika ada masalah terkait obat, segera hubungi penyedia perawatan kesehatan anak. Selain itu, penting bagi anak untuk mendapatkan cukup tidur, mengonsumsi makanan seimbang yang terdiri dari tiga kali makan dan camilan, serta cukup cairan setiap hari. Anak juga perlu memiliki waktu untuk berolahraga setiap hari. Kebiasaan sehat ini akan membantu anak merasa lebih baik secara fisik dan mental serta membantu mengurangi gejala ADHD.

 

4. Rutinitas dalam Tugas

Rutinitas yang teratur dapat membantu anak dengan ADHD dalam menyelesaikan tugas seperti pekerjaan rumah. Ajak anak untuk membuat daftar tugas harian, termasuk pekerjaan rumah, persiapan tidur, dan tugas sekolah. Dorong penggunaan penjadwal harian agar anak tahu jadwal tugas sekolahnya. Tetapkan waktu dan tempat yang tetap untuk mengerjakan tugas, dan gunakan pengingat waktu untuk membantu anak tetap fokus. Jika anak membutuhkannya, berikan waktu istirahat agar otaknya segar. Pindahkan anak antara tugas atau berikan objek yang sesuai untuk mengalihkan perhatiannya.

 

5. Membangun Hubungan dan Keterampilan Sosial

Membantu anak dengan ADHD membangun hubungan dan keterampilan sosial yang kuat sangat penting. Orang tua dapat menjadi contoh perilaku yang diinginkan bagi anak. Sediakan waktu khusus tiga hingga lima hari dalam seminggu untuk menghabiskan waktu bersama anak tanpa konflik dan tanpa keterlibatan perangkat elektronik. Hal ini akan membantu memperkuat hubungan orangtua-anak. Bantu anak untuk mengembangkan setidaknya satu persahabatan yang erat dengan anak lain. Orang tua mungkin perlu memfasilitasi pertemuan dengan teman sebaya atau melibatkan anak dalam kegiatan yang melibatkan anak-anak seusianya.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, orang tua dapat membantu mengelola gejala ADHD pada anak. Namun, setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda, jadi penting untuk bekerja sama dengan profesional kesehatan dalam merancang strategi yang sesuai dengan kondisi anak. Dengan dukungan dan pemahaman yang tepat, anak-anak dengan ADHD dapat mengembangkan potensi mereka dan mencapai kesuksesan dalam kehidupan.

Menangani anak dengan ADHD mungkin dapat menimbulkan rasa cemas, stres, dan kekhawatiran. Namun, Allah mengingatkan kita untuk tidak khawatir dan memercayakan segala kebutuhan kita kepada-Nya melalui doa. Filipi 4:6-7 berkata demikian “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.”

Halaman :
1

Ikuti Kami