Ingin Berinvestasi? Lihat 5 Aturan Utama ala Warren Buffett!
Sumber: investopedia.com

Finance / 31 March 2023

Kalangan Sendiri

Ingin Berinvestasi? Lihat 5 Aturan Utama ala Warren Buffett!

Bella Tiurma Official Writer
1686

Sebagai salah satu investor yang paling sukses di dunia, Warren Buffet telah memberikan wawasan berharga bagi para investor bagaimana cara menghadapi resesi. Dengan pengalaman yang luas, ia telah mengembangkan berbagai strategi dan prinsip yang dapat membantu mengambil keputusan saat berinvestasi dengan cerdas.

Melihat dari kasus kebangkrutan beberapa bank besar dunia, seperti Credit Suisse. Hal ini membuat para investor merasa khawatir. Oleh karena itu, 5 aturan utama ala Warren Buffett ini bisa menjadi pertimbangan bagi para investor yang ingin berinvestasi.

Baca Juga : Credit Suisse Bangkrut? Berikut 3 Dampak Buruknya Terhadap Bank Dunia

1. Berinvestasi dalam Aset Produktif

Untuk berinvestasi Buffett merekomendasikan dalam aset produktif, seperti real estate, lahan pertanian, dan bisnis yang memproduksi barang dan jasa. Berinvestasi melalui aset produktif akan menghasilkan arus kas, sehingga dapat diputar kembali untuk diinvestasikan atau kegunaan lainnya. Aset produktif akan menghasilkan sumber pendapatan yang andal dan tidak bergantung pada kinerja pasar.

2. Fokus pada Investasi Jangka Panjang

Buffet menyarankan para investor untuk berinvestasi pada jangka panjang di pasar saham dan menghindari pemikiran jangka pendek yang cenderung mudah dipengaruhi oleh fluktuasi pasar. Dia percaya bahwa pasar saham akan naik terus dari waktu ke waktu dan investor yang mempertahankan investasinya selama jangka waktu yang panjang akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Namun, para investor yang mampu mempertahankan investasi mereka pada jangka panjang cenderung mendapatkan hasil yang lebih baik.

Baca Juga : 8 Prinsip Investasi yang Diajarkan Alkitab (Part I)

3. Diversifikasi Portofolio

Buffet menjelaskan diversifikasi adalah perlindungan terhadap ketidaktahuan. Sehingga ia menyarankan kepada para investor untuk selalu menggali informasi dan banyak membaca untuk membangun pengetahuan sebelum mengambil keputusan berinvestasi.

4. Hindari Bereaksi Berlebihan Terhadap Volatilitas Pasar atau Ukuran Statistik Indeks Pasar

Volatilitas pasar adalah ukuran statistik yang digunakan untuk menunjukkan penyebaran imbal hasil sekuritas atau indeks pasar tertentu. Disaat kondisi pasar sedang bergejolak, tak jarang para investor mudah terjebak dalam hype dan membuat keputusan yang terburu-buru. Oleh karena itu, Buffett memperingati agar tidak bereaksi secara berlebihan terhadap volatilitas pasar dan harus tenang, serta tetap fokus pada tujuan jangka panjang.

Baca Juga : 8 Prinsip Investasi yang Diajarkan Alkitab (Part II)

5. Berinvestasi di Perusahaan dengan Fundamental Kuat

Buffet menyarankan bagi para investor yang ingin berinvestasi untuk memperhatikan fundamental perusahaan yang kuat, seperti neraca yang kuat, aliran pendapatan yang andal, dan manajemen yang baik. Menurutnya, perusahaan-perusahaan dengan fundamental yang kuat cenderung lebih mampu bertahan dan muncul lebih kuat untuk menghadapi resesi.

Buffet juga berpendapat bahwa jika bisnis suatu perusahaan berjalan dengan baik, maka harga saham perusahaan tersebut akan mengikuti kinerja bisnisnya.  Jika fundamental perusahaan tersebut sehat dan berkelanjutan, maka itu merupakan indikator yang baik untuk berinvestasi jangka panjang.

Strategi investasi jangka panjang dengan fokus pada perusahaan yang memiliki fundamental kuat dan manajemen yang baik merupakan kunci keberhasilan dalam berinvestasi. Investor harus mempertimbangkan nilai perusahaan dengan menghindari pemikiran jangka pendek yang dipengaruhi oleh fluktuasi pasar. Hal penting lainnya adalah menjaga disiplin dalam memilih saham dan tidak tergoda oleh hype atau tren pasar yang sementara. Dengan menjadikan kelima aturan utama ini sebagai bahan pertimbangan untuk diterapkan, para investor dapat menghasilkan return yang konsisten dan membangun portofolio investasi yang bagus dalam jangka panjang.

Sumber : merdeka.com
Halaman :
1

Ikuti Kami