Tuhan Yesus Sebagai Teladan Ketaatan
Kalangan Sendiri

Tuhan Yesus Sebagai Teladan Ketaatan

Yenny Budhihartono Contributor
      2106

Matius 4:11

Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus.

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 82; Roma 10; Ulangan 11-12

Ketika Yesus berada di padang gurun setelah berpuasa selama 40 hari, Iblis mendatangi-Nya saat Yesus sedang lemah. Kemudian Iblis mencobai kesetiaan Yesus terhadap Allah dengan tiga hal ini:

1. Rasa lapar atau kepuasan (Matius 4:3-4)

2. Kuasa atau kekuatan (Matius 4:6-7)

3. Kekayaan (Matius 4:8-10)

Walaupun Yesus mengalami pencobaan, tetapi Dia berhasil menang dari pencobaan Iblis yang terlihat begitu menggoda. Hal ini memberikan teladan yang sangat baik bagi kita yang percaya kepada-Nya.

Dalam hidup ini, kita seringkali dihadapkan dengan banyak pilihan. Misalnya, pilihan untuk taat kepada Tuhan atau pilihan untuk melakukan sesuatu yang tidak benar di hadapan Tuhan. Sayangnya, dalam hidup ini kita seringkali memilih untuk tidak taat, sangat jauh berbeda dengan teladan yang Tuhan Yesus berikan.

Sebagai anak Tuhan, seharusnya kita tidak boleh dikalahkan oleh ketidaktaatan, kita tidak boleh ditekan oleh masalah yang kita hadapi. Sebaliknya, kita harus menang terhadap masalah karena Tuhan terlebih dahulu memberikan kekuatan kepada kita untuk menang atas segala ujian dan pencobaan, terutama menang atas dosa.

Karya keselamatan yang telah diberikan oleh Tuhan Yesus memampukan kita untuk menang atas dosa karena kita telah ditebus dengan darah-Nya yang mahal. Oleh sebab itu, kita harus menang dan memilih untuk taat kepada kehendak Bapa di surga, bukan takut atau menjadi egois dengan mementingkan kehendak dan kepentingan daging kita.

Kita memilih taat bukan karena kuat dan gagah kita, namun karena Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Ikuti Kami