Dari Usaha Cuci Baju Seadanya Hingga Pengajar di School Of Life: Perjuangan Ibu Tami

True Story / 12 March 2023

Kalangan Sendiri

Dari Usaha Cuci Baju Seadanya Hingga Pengajar di School Of Life: Perjuangan Ibu Tami

Aprita L Ekanaru Official Writer
237

Ibu Sri Utami, seorang single parent berusia 39 tahun, hidup dengan keterbatasan ekonomi yang sangat berat. Ia harus membesarkan empat orang anak dan merawat ibunya yang sudah lanjut usia dengan hanya mengandalkan pekerjaan serabutan yang tidak menentu. Meski hidup dengan keterbatasan, Ibu Tami tetap berjuang keras untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya.

Suatu hari, Ibu Tami bertemu dengan Bapak Wibawanto, seorang gembala sidang dan Koordinator sanggar belajar anak School Of Life (SOL). Dalam bimbingan kerohanianya, Ibu Tami dan anak-anaknya bergabung dalam program SOL JKI Karangdowo, Klaten, Jawa Tengah.

Sebelumnya, Ibu Tami telah memulai usaha cuci baju dengan alat seadanya dan terobosan sistem jemput bola serta pemasangan flyer di desa. Namun, hasil yang didapat masih sangat jauh dari cukup untuk menutupi kebutuhan hidup keluarganya. Dengan tekun dan mau dibimbing oleh Bapak Wibawanto, Ibu Tami bergabung dengan SOL dan diberi kesempatan untuk memasak makanan berat untuk anak-anak.

Dari situ, Bapak Wibawanto melihat potensi Ibu Tami dalam memasak dan kemudian memberikan tawaran untuk menjadi pengajar membaca dan berhitung di kelas 1 SD. Dari pelayanan SOL tersebut, Ibu Tami mendapat penghasilan tambahan dan kemudian mengajukan permohonan modal usaha gratis untuk mengembangkan usaha laundry miliknya.

Kini, pengajuan tersebut telah disetujui, dan Ibu Tami mendapatkan perlengkapan yang lebih memadai untuk dapat mengembangkan usaha laundrynya. Dukungan dari tim Kemanusiaan CBN dalam bentuk modal usaha tersebut memberikan harapan baru bagi Ibu Tami dan keluarganya.

Semoga dengan modal usaha yang diberikan, usaha laundry milik Ibu Tami dapat semakin berkembang dan memberikan penghidupan yang lebih baik bagi keluarganya. Terima kasih kepada Mitra CBN yang turut berperan serta dalam perjuangan hidup Ibu Tami.

Mari menjadi rekan sekerja kami untuk mendukung keluarga lainnya di luar sana yang membutuhkan uluran tangan Anda. Kiranya Tuhan menggerakkan hati Anda untuk menjadi perpanjangan tangan-Nya. Tuhan memberkati!

 

DONASI SEKARANG

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami