Apakah Kemuncul ChatGPT Berpotensi Menggantikan Keberadaan Manusia?
Sumber: freepik.com

Kata Alkitab / 8 March 2023

Kalangan Sendiri

Apakah Kemuncul ChatGPT Berpotensi Menggantikan Keberadaan Manusia?

Bella Tiurma Official Writer
1677

Salah satu perwujudan dari respon manusia terhadap ilham dari Allah adalah berkembangnya teknologi saat ini. Kemampuan teknologi chat Generative Pre-Trained Transformer atau disingkat chatGPT merupakan chatbot berbasis Artificial Intelligence (AI) yang mampu melakukan percakapan dan memberikan jawaban terhadap pertanyaan yang diberikan. Setiap perkembangannya diperlihatkan sudah hampir setara dengan manusia. Teknologi ini hadir sebagai bagian dari hasil penaklukan yang manusia lakukan akan dunia ini. Di sini dapat dilihat bahwa teknologi dan manusia memiliki keterkaitan hubungan yang erat. Namun apakah chatGPT dapat menggantikan keberadaan manusia? 

Keberadaan teknologi memang dimaksudkan sebagai perpanjangan tangan manusia yang dipakai untuk menaklukkan bumi seperti yang tertulis dalam Kejadian 1 : 28. Dengan adanya perkembangan teknologi ini kita mengerti akan dunia ini dan lebih mudah untuk mengambil tindakan yang diperlukan atas bumi ini.

Baca Juga : ChatGPT dan Masa Depan Dunia yang Berubah Total

Allah sendiri menciptakan manusia dengan pengertian dan pengetahuan. Hal ini diberikan untuk dapat memenuhi tujuan dari penciptaan manusia. Namun sebagai anak Allah, menanggapi arti menaklukkan bumi haruslah penuh dengan kehati-hatian. Menaklukkan bumi bukanlah hal sembarang, seakan kita dapat melakukan segala sesuatu atas kehendak kita saja. Dalam hal ini pengetahuan dan pengertian yang diberikan Tuhan harus kita pakai sesuai dengan kehendak Allah. Seperti yang tertulis dalam Keluaran 36 : 1, “Demikianlah harus bekerja Bezaleel dan Aholiab, dan setiap orang yang ahli, yang telah dikaruniai Tuhan keahlian dan pengertian, sehingga ia tahu melakukan segala macam pekerjaan untuk mendirikan tempat kudus, tepat menurut yang diperintahkan Tuhan.” 

Pertanyaannya adalah apakah fungsi chatGPT yang hadir saat ini digunakan sesuai dengan tujuan Allah menciptakan dunia? Atau apakah teknologi muktahir ini bisa ditunggangi untuk menyatakan kemuliaan Tuhan? 

Kehadiran teknologi memang pada realitanya bisa berdampak positif maupun negatif. Mari melihat dari sisi negatifnya.  Salah satunya adalah prediksi kehadiran chatGPT ini digadang akan menggantikan peranan manusia. Para ilmuwan bahkan mengklaim jika teknologi ini akan menjadi agama baru yang kemampuannya dipuji-puji. Karena semua masalah manusia bisa terselesaikan dengan mengandalkan kemampuannya. 

Hal ini sama seperti kisah di zaman Babylonia, dimana penduduk pada zaman itu dianugerahi oleh Allah kekuatan fisik yang lebih dan perawakan yang gagah dibanding dengan bangsa-bangsa lain. Namun anugerah ini disalahgunakan oleh penduduk zaman Babylonia untuk membuat menara Babel  menjulang tinggi sampai ke surga. Tentu kita sebagai orang percaya tidak ingin menjadi seperti orang pada zaman Babylonia.  Mereka menyalahgunakan pengertian dan pengetahuan yang Tuhan berikan untuk memenuhi tujuan mereka sendiri. 

Kita sebagai anak Allah, diutus untuk menyampaikan kebenaran firman Tuhan kepada semua orang . Oleh karena itu, gunakan perkembangan teknologi chatGPT ini dengan efektif dan efisien untuk kemuliaan Tuhan. Seperti yang tertulis dalam Matius 28 : 19 – 20 yang berbunyi “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman.”.

Halaman :
1

Ikuti Kami