8 Fakta Gula Stevia, Pemanis Nol Kalori yang Bisa Jadi Pengganti Gula, Aman Gak Ya?
Sumber: canva.com

Health / 26 January 2023

Kalangan Sendiri

8 Fakta Gula Stevia, Pemanis Nol Kalori yang Bisa Jadi Pengganti Gula, Aman Gak Ya?

Claudia Jessica Official Writer
1682

Stevia, tanaman yang dapat jadi pengganti gula ini sedang dilirik oleh banyak orang karena rasanya yang manis tanpa mengandung kalori.

Diekstrak dari daun tanaman Stevia Rebaudiana, Stevia dapat dimanfaatkan oleh para penderita penyakit tertentu yang harus memberikan batasan konsumsi gula dalam diet harian. Rasa manis Stevia dapat dirasakan berkat kandungan steviol glycosides yang ada di dalamnya.

Stevia diketahui 200-300 kali lipat lebih manis daripada gula atau sukrosa. Maka dari itu, kita hanya perlu menggunakan sedikit stevia untuk mendapatkan rasa manis.

Badan Pengatur Obat dan Makanan Amerika (FDA) telah mengakui keamanan stevia sebagai bahan pemanis pengganti gula sejak tahun 2008. Namun, pemakaian stevia tetap harus dibatasi yakni maksimal 4 miligram per kilogram berat badan.

Jika Anda tertarik untuk mengganti gula dengan stevia, berikut ini adalah beberapa fakta tentang stevia yang perlu Anda ketahui:

#1 Stevia mengandung nol kalori

Inilah yang membuat stevia lebih unggul dari gula atau sukrosa. Jika gula dapat membuat kalori Anda meroket, tidak dengan stevia. Maka dari itu, stevia sangat cocok untuk dikonsumsi oleh orang-orang yang hendak menjaga berat badan, atau mendapatkan berat badan ideal.

#2 Baik untuk penderita diabetes

Stevia tidak memiliki pengaruh terhadap kadar gula darah. Bahkan stevia dipercaya mampu memperbaiki kinerja tubuh dalam glukosa karena meningkatkan produksi insulin.

Sifatnya yang dinilai aman dan efektif dapat membantu tubuh untuk menjaga kadar gula darah penderita diabetes tipe 2. Maka dari itu, dianjurkan untuk memilih stevia murni tanpa campuran jenis pemanis lain dan tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Kendati demikian, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter apakah stevia dapat menjadi pengganti gula, serta batasnya.

#3 Menurunkan kadar kolesterol

Melansir alodokter.com, mengonsumsi stevia mampu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol jahat (LDL), kolesterol total, serta trigliserida. Namun fakta ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk dibuktikan manfaatnya.

#4 Dari bahan alami

Stevia dieks dari daun tanaman Stevia Rebaudiana. Artinya, stevia adalah pemanis yang bersifat alami.

#5 Tidak mengubah kadar gizi

Menambahkan stevia ke dalam makanan atau minuman tidak akan mengubah kadar gizi yang terdapat dalam makanan dan minuman tersebut. Maka dari itu, setiap kandungan yang terdapat dalam makanan atau minuman yang dicampur dengan stevia akan tetap aman.

#6 Memiliki risiko alergi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa stevia adalah pemanis alami yang berasal dari tumbuhan, maka ada risiko alergi. Terutama bagi orang-orang yang memiliki alergi terhadap tanaman, seperti bunga matahari, daisy, dan krysan.

#7 Tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui

Peneliti belum memiliki data yang jelas. Maka dari itu, stecia belum disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil maupun menyusui.

#8 Mencegah risiko terpapar penyakit ginjal

Kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman manis yang mengandung tinggi gula dapat memperbesar risiko penyakit diabetes dan tekanan dara tinggi. Kedua penyakit ini biasanya berujung pada penyakit ginjal.

Stevia dinilai efektif dalam mengurangi risiko penyakit ginjal karena mampu mencegah penyakit diabetes maupun darah tinggi. Selain itu, stevia juga dinilai menjadi alternatif pemanis yang lebih baik untuk penderita gagal ginjal.

Sampai saat ini, stevia terbukti aman untuk dikonsumsi. Tetapi tetaplah perhatikan asupan makanan dan minuman yang Anda konsumsi agar gula dan kalori yang dikonsumsi tidak berlebihan. Perhatikan juga batasan-batasan yang telah disampaikan dan jangan mengonsumsi stevia secara berlebihan.

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami