Jumlah Kehadiran di Gereja Amerika Setiap Minggunya Terus Menurun, Berikut Hasil Studinya…
Sumber: United Methodist Insight

News / 10 January 2023

Kalangan Sendiri

Jumlah Kehadiran di Gereja Amerika Setiap Minggunya Terus Menurun, Berikut Hasil Studinya…

Lori Official Writer
500

Hasil studi belakangan ini menunjukkan bahwa jumlah kehadiran jemaat di gereja-gereja Amerika Serikat (AS) terus mengalami penurunan pasca pandemi hingga saat ini. Kondisi ini dipaparkan oleh studi berjudul “Faith After the Pandemic: How Covid-19 Changed American Religion” (Keyakinan Setelah Pandemi: Bagaimana Covid-19 Mengubah Agama di Amerika).

Studi hasil kerjasama dari Lembaga Survey Kehidupan Amerika dan Lembaga Enterprise Amerika (AEI) ini menemukan bahwa orang dewasa muda berusia 18 hingga 29 tahun sudah tidak lagi menjalani ibadah minggu dengan rutin.

AEI juga mengungkapkan bahwa sepertiga dari orang Amerika tidak lagi menghadiri gereja sejak pandemi Covid-19 dan berlanjut hingga saat ini. Seperti diketahui, di musim panas di tahun 2020 lalu, sebanyak 13% orang Amerika dilaporkan menghadiri ibadah Minggu secara tatap muka. Jumlah itu terus meningkat di Musim Semi 2022 menjadi 27%, tetapi tingkat kehadirannya masih lebih rendah dibandingkan dengan sebelum pandemi.

 

Baca Juga: Bilangan Research Center Temukan Alasan Buat Jemaat Tak Kembali Ibadah Onsite

 

Hasil survey di Musim Semi 2022 lalu kembali menemukan bahwa tingkat penurunan kehadiran jemaat di masa pandemi yang lalu sebanyak 25% justru meningkat menjadi 33% pasca pandemi.

Fakta mengejutkan lainnya adalah bahwa sekitar 19% orang dewasa Amerika mengubah identitas agamanya selama pandemi. Sementara sebanyak 6% lainnya yang sebelumnya tidak mengidentifikasi dirinya secara agama akhirnya kembali mempercayai agama. Sebaliknya, sebanyak 5% orang Amerika yang sebelumnya beragama kini memilih tidak terkoneksi dengan agama.

Dalam studi terpisah di bulan Agustus yang lalu, State of the Bible: USA 2022 dari American Bible Society menemukan bahwa 40% Generasi Z berusia 18 tahun ke atas dan orang dewasa dan 36% orang tua berusia 77 tahun ke atas masih menghadiri ibadah terutama secara online. 

Namun Generasi Z dan milenial yang mengaku beriman kepada Yesus, sebanyak 66% diantaranya tidak menghadiri ibadah gereja secara langsung atau online setidaknya sebulan sekali.

 

Baca Juga: Gereja di Masa New Normal, Bagaimana Bisa Menjawab Kebutuhan dan Tetap Bertumbuh?

 

Penurunan ini dikhawatirkan bisa mengubah citra Amerika dari negara penganut agama yang dominan menjadi negara minoritas beragama di tahun 2045. 

Sumber : Christianheadlines
Halaman :
1

Ikuti Kami