Suka Ditinggal Ayah Buat Yoel Jadi Anak yang Kasar
Sumber: Jawaban.com

Family / 14 December 2022

Kalangan Sendiri

Suka Ditinggal Ayah Buat Yoel Jadi Anak yang Kasar

Lori Official Writer
618

Di usianya yang beranjak 9 tahun, Yoel bertumbuh menjadi anak yang berkemauan keras. Dia juga sering mencari ribut dengan teman-temannya di sekolah maupun gereja. Bukan saja pernah membuat temannya terluka karena berkelahi tetapi Yoel juga kerap mengumpat dengan bahasa yang tidak baik. Perilaku ini tidak hanya berani dia lakukan kepada teman sebayanya, tetapi juga kepada orang tua bahkan guru di sekolah.

Melihat kelakuan Yoel, guru-guru sekolah minggu pun ikut bergumul dan terus berdoa untuk perubahan karakternya. Dengan berbagai cara, para guru akhirnya menyadari bahwa perilaku Yoel dipengaruhi oleh kurangnya perhatian dan kasih sayang dari sang ayah. Mereka bahkan hanya bisa bertemu tiga bulan sekali, karena tuntutan pekerja sang ayah.

 

Baca Juga: Suka Abai Perintah Orang Tua, Kini Nancy Jadi Sosok Bertanggung Jawab Berkat Hal Ini

 

Para guru pun mulai memberikan perhatian khusus kepada Yoel. Sampai suatu kali, dia menyaksikan kisah Superbook tentang Yusuf Sang Penafsir Mimpi. Dia diajarkan tentang sosok Yusuf bahwa meskipun hidup sendiri tanpa orang tua, tetapi dia tetap bisa menjadi orang yang baik dan mengasihi Tuhan. 

Bagi Yoel, kisah Yusuf mirip seperti apa yang ia alami. Sosok ayah yang jarang sekali hadir dalam hidupnya seharusnya tidak membuat dia menjadi anak yang kasar. Dia belajar bahwa Tuhan Yesus selalu mengasihinya. 

 

Baca Juga: Kelvin Pilih Baca Alkitab Daripada Bermain Handphone Setelah Ikut Tantangan Sekolah Minggu

 

 

Perlahan-lahan, Yoel pun mengalami perubahan. Dia tak lagi berkata kasar dan tidak sopan. Setiap kali ibadah sekolah minggu, dia tidak lagi mencoba untuk mencari keributan tetapi memilih untuk tenang, mendengar dan memuji Tuhan. Menariknya, dia juga berani membagikan kesaksian di depan teman-temannya.

Mari terus dukung pelayanan CBN untuk memuridkan generasi anak yang mengasihi Tuhan dan memiliki karakter Kristus. Anda bisa menjadi bagian dari pelayanan pemuridan kami dengan berdonasi melalui link di bawah ini.

 

DONASI

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami