Kaum Millenial Wajib Tahu! Inilah 3 Strategi Ekonomi Indonesia Untuk Hadapi Ekonomi Global

Finance / 15 November 2022

Kalangan Sendiri

Kaum Millenial Wajib Tahu! Inilah 3 Strategi Ekonomi Indonesia Untuk Hadapi Ekonomi Global

Lori Official Writer
372

Pertemuan Kelompok 20 atau G20 sedang digelar di Bali pada 15-16 November 2022. Awalnya G20 dibentuk sebagai pertemuan para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Central dunia. Namun sejak tahun 2008, G20 merambat kepada pembahasan sektor pembangunan negara-negara yang terlibat.

Beberapa peran penting G-20 yang terus dikerjakan hingga saat ini adalah:

1. Menjadi respon cepat negara-negara dalam menghadapi krisis global sejak tahun 2008. Hal ini tampak dari hasil kerjanya dalam meningkatkan pertumbuhan dan mendorong reformasi di bidang finansial.

2. Mendorong pertukaran informasi terkait pajak untuk mengakhiri penghindaran pajak.

3. Berkontribusi dalam penanganan pandemic Covid-19 yang mencakup penangguhan pembayaran utang luar negeri negara berpenghasilan rendah, injeksi penanganan Covid-19, penurunan dan penghapusan bead an pajak impor, pengurangan bea untuk vaksin, hand sanitizer, disinfektan, alat medis dan obat-obatan.

 

Baca Juga: Buru-buru Takut Hadapi Resesi 2023? Eitss Pahami Ini Dulu Yuk

 

4. Pembahasan tentang perdagangan, iklim dan pembangunan.

Sebagai tuan rumah G20, Indonesia mendapatkan begitu banyak informasi terkait kondisi ekonomi global saat ini dan prediksi yang bisa terjadi di tahun-tahun berikutnya. Karena itulah Presiden Jokowi mengambil langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global ke depan. 

Lewat penutupan Business 20 atau B20, forum dialog resmi yang menjadi bagian dari KTT G20 di Bali Nusa Dua Convention Center, Senin (14/11), Presiden Jokowi mengungkapkan 3 strategi Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global saat ini, yaitu:

1. Hilirisasi Industri

Pemerintah Indonesia akan menghentikan ekspor bahan mentah untuk meningkatkan nilai tambah, meningkatkan pendapatan negara dan menciptakan lapangan kerja baru di dalam negeri. Selain itu, Indonesia juga akan mendorong pelarangan ekspor bijih nikel dan pembentukan pembangkit listrik ekosistem kendaraan.

 

Baca Juga: Jadi Kunci Selamatkan Negara Dari Resesi, UMKM Dapat Banyak Bantuan Loh! Yuk Dimanfaatkan…

 

2. Mengembangkan ekonomi hijau (green energy)

Di mata Jokowi, Indonesia memiliki potensi energi baru dan terbarukan yang sangat besar yaitu mencapai 434 ribu megawatt, yang berasal dari tenaga air, panas bumi, matahari, angina dan gelombang pasang.

Dengan segala sumber daya ini, Indonesia akan mengajak berbagai investor untuk berinvestasi dan menjalin kerja sama dalam membangun ekonomi hijau di Indonesia.

Kabar terbarunya adalah pemerintah telah menyiapkan 30 ribu hektar lahan di Kalimantan Utara khusus untuk kawasan industri hijau. Lokasi ini dipilih karena posisi Sungai Kayan dapat menghasilkan energi yang bersih dan hijau, yang nantinya bisa menghasilkan listrik mencapai 13.000 megawatt.

 

3. Membangun digitalisasi

Jokowi menyampaikan pentingnya pengusaha besar mendukung pelaku usaha kecil dan mikro beralih ke platform digital. Indonesia menargetkan pelaku usaha kecil dan mikro yang beralih ke digital bisa mencapai 30 juta usaha pada tahun 2024.

Yang artinya, kaum millennial saat ini punya peluang untuk mengasah keahlian digitalisasi dan mendapatkan banyak akses lapangan pekerjaan di bidang ini jauh lebih luas. Jadi bersiaplah untuk terus menggali ilmu dan menjadi ahli di bidang digital.

 

Baca Juga: Kehilangan Pekerjaan? Jangan Kuatir Tuhan Sudah Sediakan Keran Baru Untuk Anda

 

Sekalipun kondisi ekonomi global sedang goyah, namun Anda para kaum millennial patut mengingat pesan Jokowi bahwa Indonesia justru menjadi salah satu titik terang di tengah kesuraman ekonomi dunia.

Jadi lewat informasi ini, Anda bisa diingatkan untuk tidak dikuasai rasa takut yang berlebihan terkait isu krisis ekonomi global yang banyak diberitakan belakangan ini. Ingat bahwa peluang kerja masih terbuka lebar di bidang digitalisasi, sama seperti di bidang usaha kecil dan mikro yang menjadi fokus pemerintah. 

Terus gali ilmu sebanyak-banyaknya dan geluti bidang yang benar-benar Anda suka. Dan jangan lupa terus berdoa dan andalkan Tuhan di dalam setiap pekerjaan dan usaha Anda ya.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami