3 Pesan Penting Dalam Matius 2: 12 Tentang Kelahiran Yesus

Kata Alkitab / 10 November 2022

Kalangan Sendiri

3 Pesan Penting Dalam Matius 2: 12 Tentang Kelahiran Yesus

Lori Official Writer
2262

Setelah Yesus lahir di Betlehem, di masa pemerintahan Raja Herodes, orang-orang Majus dari Timur datang ke Yerusalem. Mereka mencari bayi Yesus yang disebut sebagai Raja orang Yahudi itu. Mendengar bahwa orang-orang Majus ini datang untuk menyembah Dia, Raja Herodes pun mulai gelisah. 

Lalu dia memanggil orang Majus itu dan menyuruh mereka pergi untuk menjadi bayi Yesus. Dia juga meminta mereka untuk segera memberitahukan tempat sang bayi itu setelah menemukannya.

Namun rencana Raja Herodes tak berhasil. Allah sendiri memperingatkan orang-orang Majus dalam mimpi supaya mereka pulang ke negeri mereka melalui jalan lain.

“Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.” (Matius 2: 12)

Ayat ini menjelaskan bahwa kisah pencarian orang-orang Majus ini bertujuan untuk menemukan bayi yang terlahir sebagai Raja orang Yahudi. Mereka tiba di istana Herodes, menerima arahan dan bimbingan dari raja. Lalu mereka pergi ke Batlehem dan menemukan sang bayi dengan tuntunan sang bintang Timur.

 

Siapa Orang-orang Majus Ini?

Bisa ditebak jika orang-orang Majus ini adalah orang penting dari timur yang mengakui bahwa Yesus adalah raja yang dijanjikan. Hal ini dibuktikan dengan kebenaran yang disampaikan Matius, bahwa Yesus adalah sang Mesias yang dijanjikan. Karena itulah Raja Herodes merasa terancam karena kehadiran sosok raja yang baru.

Selain mengetahui jika raja yang dijanjikan tersebut sudah lahir. Mereka juga berniat untuk menyembah Dia. Karena itulah mereka bermaksud untuk datang. Tentu saja orang-orang Majus ini tidak akan melakukan hal tersebut jika itu hanyalah tentang seorang raja biasa. Sebaliknya, tindakan mereka mengingatkan kita bahwa keilahian Yesus mendesak mereka untuk datang menyembah Dia.

Ada 3 pesan penting dalam Matius 2: 12. 

1. Orang Majus diperingatkan dalam mimpi

Orang-orang Majus mungkin sama sekali tidak menyadari rencana Raja Herodes. Berdasarkan ayat ini, mereka mungkin berencana untuk langsung kembali ke Herodes dan memberitahukan keberadaan bayi tersebut. Tapi Tuhan menginterupsi rencana tersebut dengan cara yang mirip dilakukannya kepada rencana Yusuf saat hendak memutuskan pertunangan dengan Maria setelah dia mengandung yaitu lewat mimpi. 

“Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.” (Matius 1: 20)

 

2. Ada ketaatan untuk mematuhi peringatan tersebut

Meskipun tidak diberitahukan bagaimana mimpi tersebut disampaikan, apakah melalui seorang malaikat atau melalui kata-kata. Tapi Matius 2: 12 menjelaskan bahwa orang-orang Majus ini benar-benar mematuhi peringatan tersebut. Mereka pun meninggalkan Betlehem tanpa kembali ke Yerusalem atau singgah di istana Herodes. 

Melalui ketaatan mereka, lokasi keberadaan Yesus masih menjadi rahasia. Mereka pulang secara diam-diam.

 

3. Mereka pulang melalui jalan lain 

Di akhir ayat 12 dikatakan, “pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain”. Meskipun tidak dituliskan secara gamblang di dalam Alkitab tentang bagaimana cara orang-orang Majus ini pulang. Namun kita bisa memprediksi jika kepulangan mereka juga disertai Tuhan. Bisa saja mereka tidak familiar dengan jalan lain yang mereka tempuh, karena itu Tuhan sendiri pasti menuntun mereka hingga tiba di negeri mereka.

Di Natal kali ini, mari belajar bahwa Tuhan akan selalu menyertai kita ketika kita mau mencari Dia dengan sungguh. Tak ada satu kuasa atau rencana jahat apapun yang mampu memisahkan kita dari kasih Tuhan. Percayalah kepada-Nya dengan sungguh.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami