Debit Sungai Arut mengalami penurunan, Optimis Banjir Kota Pangkalan Bun Segera Berakhir

News / 3 November 2022

Kalangan Sendiri

Debit Sungai Arut mengalami penurunan, Optimis Banjir Kota Pangkalan Bun Segera Berakhir

Aprita L Ekanaru Official Writer
371

Banjir yang sudah hampir 4 pekan melanda Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, pada Selasa (1/11) mulai terpantau surut. Penurunan debit air diketahui melalui bekas genangan air di dinding-dinding rumah, penurunan air berkisar 5-10 cm. 

Penurunan debit air ini juga terlihat dari beberapa jalan protokol di Kota Pangkalan Bun, salah satunya adalah Jalan Ahmad Yani. Sebelumnya jalan ini juga terendam banjir hingga menggenangi sekitar dua kilometer akibat luapan Sungai Arut tinggi.

Kondisi saat ini, kendaraan roda empat dan roda dua sudah bisa melalui Jalan Ahmad Yani, namun pengendara harus tetap waspada karena masih ada sekitar 500 meter jalan yang terendam air di jalan ini. Warga juga menjadikan bagian jalan yang masih terendam air sebagai tempat parkir kendaraan, terpantau banyak berjejer sepeda motor dan mobil yang terparkir di tengah jalan.

Meski demikian, masih ada ribuan rumah-rumah warga yang berada di wilayah terdampak masih terendam banjir. Masih banyak saudara kita yang membutuhkan bantuan, terutama bahan pangan dan obat-obatan. Pendistribusian bantuan juga menjadi lebih sulit mengingat medan yang harus dilalui adalah genangan air.

Melihat berbagai tantangan yang ada untuk mendistribusikan bantuan, tidak menyurutkan Tim Kemanusiaan CBN untuk bergerak bersama Relawan Obor Berkat Indonesia menuju lokasi penyerahan bantuan untuk warga yang terdampak. Bahkan, kami sampai menggunakan sampan untuk membagikan paket sembako dan paket kesehatan ke rumah-rumah warga yang terdampak.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA -->>

Sumber : Tribun | Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami