Sebelum Memutuskan Ayat Alkitab untuk Pernikahan Anda, Ketahui Artinya Dulu Yuk

Relationship / 17 October 2022

Kalangan Sendiri

Sebelum Memutuskan Ayat Alkitab untuk Pernikahan Anda, Ketahui Artinya Dulu Yuk

Claudia Jessica Official Writer
674

Setiap minggu di seluruh dunia, ada banyak pasangan yang menyatukan hidup mereka dalam pernikahan. Masa-masa mempersiapkan pernikahan bisa menjadi hal yang paling melelahkan. Pasangan akan menjadi sangat mudah untuk terhanyut dalam perasaan mereka. Namun saat kita memperlambat dan mengingat tujuan pernikahan, kita akan mengingat dasar pernikahan dan nilai dari perjanjian pernikahan.

Salah satu tugas terpenting yang harus diselesaikan sebelum upacara pernikahan adalah memilih Firman Tuhan. Ayat-ayat Alkitab untuk pernikahan yang pasangan pilih saat mereka memulai hidup baru mereka sebagai satu tubuh.

Sebelum itu, kita akan melihat lebih dulu bagaimana Alkitab memandang pernikahan.

 

Pernikahan dirancang oleh Tuhan

Alkitab memberikan semua nasihat yang kita butuhkan tentang apa yang harus dicari dalam pasangan seumur hidup dan bagaimana mempertahankan pernikahan yang sehat.

Pada awal penciptaan, Tuhan telah merancang pernikahan. Dia menciptakan laki-laki dan perempuan menurut gambar-Nya (Kej. 1: 26-27). Ketika Tuhan menciptakan manusia, Dia menyadari bahwa tidak baik seorang diri saja (Kej. 1:28). Namun bukan berarti melajang bukan dari bagian rencana Allah. Baik berpasangan maupun melajang, ia menggunakan hidup Anda untuk memajukan kerajaan-Nya.

Tuhan menciptakan wanita dari tulang rusuk pria dan membawanya kepada Adam. Dia melakukan upacara pernikahan pertamanya dalam Kejadian 2:22-25 yang berisi, “Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Lalu berkatalah manusia itu: “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.” Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.”

Tuhan memberkati pernikahan mereka dan kemudian Adam dan istrinya menyempurnakan perjanjian mereka.

 

Pernikahan mencerminkan Injil

Alkitab dimulai dan diakhiri dengan pernikahan. Wahyu 19: 6-10 menggambarkan perjamuan kawin Anak Domba. Gereja kolektif disebut sebagai mempelai wanita Kristus. Salah satu realisasi yang paling mendalam adalah bahwa ketika pengantin wanita menikahi pengantin prianya, dia secara tradisional mengambil nama belakangnya sebagai miliknya. Betapa indahnya pernikahan itu mengingatkan kita bahwa Kristus adalah mempelai pria kita dan ketika kita menerima lamaran hidup kekal-Nya, kita juga mengambil nama-Nya dan kita dibawa ke dalam keluarga-Nya.

Pernikahan yang dibangun dengan dasar Injil akan menjadi penyajian Injil. Saat memilih ayat-ayat Alkitab untuk pernikahan, rasakan kebebasan untuk memilih Firman Tuhan yang hanya membagikan tentang keselamatan dan hubungan yang kita miliki dengan Yesus. Pernikahan Anda bukan hanya perayaan dan cinta Anda bersama pasangan, tetapi juga menjadi saksi cinta Tuhan.

Pengkhotbah 4:9-12 mengatakan, “Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya! Juga kalau orang tidur berdua, mereka menjadi panas, tetapi bagaimana seorang saja dapat menjadi panas? Dan bilamana seorang dapat dialahkan, dua orang akan dapat bertahan. Tali tiga lembar tak mudah diputuskan.”

 

Pernikahan Adalah Perjanjian

“Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia,” (Matius 19:6)

Yang membedakan pernikahan Kristen dan pernikahan sekuler adalah bahwa pernikahan yang dipenuhi dengan iman, upacaranya lebih dari sekedar legalitas, melainkan perjanjian di hadapan Tuhan. Pengikut Kristus memegang keyakinan bahwa pernikahan adalah dari Tuhan dan untuk Tuhan. Dia adalah orang yang menyatukan pria dan wanita serta memberkati mereka untuk mengikuti kehidupan mereka.

Ketika pasangan membuat perjanjian dengan Tuhan dan satu sama lain, mereka mengakui dengan bantuan Tuhan bahwa mereka menjanjikan hidup mereka bersama. Ini adalah komitmen yang besar dan harus ditanggapi dengan serius serta dijunjung tinggi dengan hormat. Pernikahan juga merupakan kesempatan yang menyenangkan karena ketika sebuah pernikahan berjalan sesuai dengan yang dimaksud oleh Tuhan, itu menunjukkan pada perjanjian yang berkelanjutan dan kekal yang dibuat Kristus dengan kita.

 

 Ayat yang Paling Populer dalam Pernikahan dan Artinya

 

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA -->

Sumber : crosswalk.com
Halaman :
123Tampilkan Semua

Ikuti Kami