Dear Workaholic, Ini 6 Alasan Mengapa Anda Harus Mengambil Waktu untuk Istirahat (Part I)

Relationship / 11 October 2022

Kalangan Sendiri

Dear Workaholic, Ini 6 Alasan Mengapa Anda Harus Mengambil Waktu untuk Istirahat (Part I)

Claudia Jessica Official Writer
689

Beberapa dekade yang lalu, seorang suami bekerja keras untuk menafkahi keluarganya. Bahkan ada beberapa suami yang gila bekerja hingga tidak memiliki cukup banyak waktu untuk bersama dengan istri dan anak-anaknya.

Tapi saat ini bukan hanya suami yang bekerja keras. Banyak sekali istri yang bekerja sama kerasnya dengan sang suami. Bahkan beberapa istri bekerja lebih keras dari sang suami, melakukan multitasking, melayani dimanapun mereka mendapatkan kesempatan, dan menjadi sangat produktif.

Baik Anda ataupun pasangan Anda yang membutuhkan lebih banyak waktu, setiap pasangan membutuhkan waktu untuk pernikahan, keluarga, dan bahkan kehidupan spiritual. Berikut ini adalah 7 alasan mengapa Anda membutuhkan waktu untuk beristirahat:

 

1. Istirahat adalah bukti prioritas Anda sudah sesuai

Mazmur 90:12 mengatakan, “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.”

Ketika kita memiliki terlalu banyak aktivitas, pekerjaan, hingga merasa kewalahan, artinya kita tidak menghitung hari-hari kita dan melatih kemampuan kita untuk mengatakan “tidak” kepada apa yang tidak perlu dilakukan.

Jika atasan Anda menginginkan lebih banyak jam kerja dari Anda atau pekerjaan sukarela menginginkan lebih banyak waktu dari Anda, dan Anda membiarkan mereka semua, sudah jelas bahwa Anda perlu belajar bagaimana mengatakan “tidak” pada apa yang diminta oleh orang-orang kepada Anda.

Ada banyak orang lain yang dapat menggantikan Anda untuk hal-hal seperti itu, tetapi hanya Anda yang bisa berada di sisi pasangan dan anak-anak Anda secara emosional dan fisik. Hanya Anda yang bisa berada di sana untuk memberikan yang anak-anak Anda butuhkan dari seorang ayah atau ibu mereka. Hanya Anda yang bisa berada di sana untuk memberikan yang pasangan Anda butuhkan.

Jadi, percayalah kepada Tuhan bahwa jika Anda mengatakan “tidak” dan mengutamakan hal yang paling penting (seperti ibadah, istirahat, dan prioritas yang ditempatkan dengan baik), Dia akan memberkati dengan menyediakan sisanya.

 

2. Istirahat menunjukkan kepercayaan Anda kepada Tuhan

Berapa kali Anda mengatakan kalimat-kalimat ini kepada diri Anda sendiri?

- Ah, banyak sekali yang harus dilakukan, sepertinya aku tidak bisa menyesuaikan semuanya.

- Saya terlalu memaksakan diri lagi.

- Saya kewalahan dengan tanggungjawab saya.

- Terlalu banyak deadline dalam hidupku.

Tahukah Anda bahwa Tuhan memberikan setiap orang jumlah waktu yang tepat untuk menyelesaikan semua yang Dia harapkan dari Anda dalam satu hari. Jadi, jika Anda mendapati diri Anda dengan pikiran satu hari ini terlalu singkat, maka kemungkinan besar Anda telah terlalu banyak melakukan berbagai hal dan mencoba melakukan begitu banyak hal daripada yang Tuhan perintahkan untuk Anda lakukan.

Amsal 16:3 mengatakan, “Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.”

Saat Anda melakukan yang terbaik dan mempercayakan sisanya kepada Tuhan, Anda menunjukkan kepada pasangan Anda dan orang lain bahwa Tuhan benar-benar dapat mengurus semua yang berhubungan dengan Anda.

 

3. Istirahat memaksa Anda untuk bersandar lebih dekat kepada Yesus

Dalam Matius 11:28-29 Yesus berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.”

Menerima tawaran Yesus untuk datang kepada-Nya dan beristirahat untuk memberikan kepada-Nya semua yang membebani Anda, serta membawa Anda lebih dekat dalam hubungan Anda dengan-Nya. Hal ini akan memperbaiki hubungan apapun karena alih-alih merasa khawatir, stres, atau berusaha keras untuk mengendalikan berbagai situasi, biarkan Tuhan memberi Anda kedamaian yang Anda butuhkan untuk berfungsi dalam aspek kehidupan yang lain.

Pasangan Anda membutuhkan Anda untuk memberi kepada Yesus tentang apa yang membebani dan membuat Anda terjaga setiap malam karena memikul beban yang begitu berat. Saat Anda bersandar pada satu-satunya yang dapat membuat Anda tetap sehat secara emosional dan spiritual, Anda melakukan apa yang dibutuhkan pasangan Anda, apa yang Tuhan perintahkan, dana pa yang diinginkan oleh pikiran, tubuh, roh, dan jiwa Anda.

 

Itulah 3 alasan mengapa Anda harus mengambil waktu untuk beristirahat. Kita akan membahas 4 poin lainnya di artikel berikutnya ya.

Sumber : crosswalk.com
Halaman :
1

Ikuti Kami